Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB
Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia
Thom Haye (IG Thom Haye)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia bermain imbang tanpa gol 0-0 saat berhadapan dengan Malaysia.

  • Coach Justin mengkritik peran Thom Haye yang terlalu dibebani tugas bertahan.

  • Tim Garuda dinilai butuh variasi serangan tengah dan kebebasan peran untuk Haye.

Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia menundukkan Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakar dari ketidakmampuan memaksimalkan potensi utama Thom Haye. Sang gelandang kreatif justru dibebani tugas bertahan hingga menguras energi dan mengorbankan alur serangan.

Keputusan taktis tersebut membuat kreativitas lini tengah Skuad Garuda tumpul sepanjang 90 menit pertandingan. Pengamat sepak bola nasional, Coach Justin, menilai tim pelatih salah menyusun peran ideal bagi pemain bernomor punggung tersebut.

Pendekatan ini sangat merugikan tim karena kemampuan destruktif pertahanan bukanlah keunggulan alami seorang pengatur serangan murni. Haye justru terlihat kepayahan setelah terus dipaksa mengejar bola di seluruh area lapangan.

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City [Instagram]
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City [Instagram]

"Yang bikin gua benar-benar shock, itu ngelihat Thom Haye main, kita tahu Thom Haye semua, ia satu-satunya pemain kita yang menurut gua sangat kreatif, ibarat Bruno Fernandes-nya timnas kita," ujar Coach Justin dalam kanal Youtube Pribadinya.

"Kalau elu punya pemain kayak Bruno Fernandes, artinya apa? Lu harus manfaatkan kelebihan dia, crossing, passing, assist dan visi bermain, bukan lari kiri kanan," pungkasnya.

Inovasi taktik yang terlalu membebani stamina Haye berpotensi merusak daya tahan fisiknya hingga akhir laga. Kebutuhan tim saat ini adalah memanfaatkan visi bermain serta ketajaman umpan silang milik sang pemain.

Instruksi untuk melakukan tekanan tinggi dinilai tidak sesuai dengan profil dan karakter sang jenderal lapangan tengah. Dampaknya, distribusi bola menuju lini depan menjadi tersendat dan kurang bervariasi.

"Gua ngelihat Thom Haye main, semua bola dia uber, dia coba nge-press dan lain-lain, berusaha untuk memberikan kontribus," tuturnya.

"Itu bukan Thom Haye yang kita kenal, gua tanya, apakah dia bisa main 90 menit kayak begini? ya pasti nggak," lanjutnya.

baca juga

Keterbatasan variasi di sektor tengah membuat pola serangan anak asuh Garuda mudah diantisipasi benteng pertahanan lawan. Tim Garuda terlalu bergantung pada skema umpan silang dari sektor sayap yang kerap membuang peluang.

Jarak antar lini yang terlalu renggang menjadi kendala utama dalam membangun skema serangan balik yang cepat dan mematikan. Koordinasi antar pemain butuh pembenahan total agar aliran bola dari tengah kembali hidup.

Kehadiran sosok pengatur serangan langka seperti Haye seharusnya dibarengi dengan skema permainan yang memberikan kebebasan berkreasi. Mengunci sang pemain dalam tugas bertahan hanya akan mematikan potensi insting menyerangnya.

"Lu butuh variasi dari sisi serangan, terutama dari tengah, jaraknya itu terlalu jauh," tuturnya.

"Gua akan perlakukan Bruno Fernandes zamannya Ole dari awal, zamannya Ole dari awal, Bruno lu mau main dimana? belakang striker, oke lu beri kebebasan, semua bola ke elu, kasarnya begitu," ujarnya.

"Seharusnya seperti itu, karena pemain seperti Thom Haye ini langka, benar-benar tidak dimanfaatkan cara dia bermain," pungkas Coach Justin.

Laga sengit antara Timnas Indonesia kontra Malaysia yang berakhir tanpa gol 0-0 berlangsung pada Senin (28/9/2026). Pertandingan lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut menjadi sorotan publik akibat kebuntuan lini serang Garuda.

Hasil imbang ini memaksa jajaran pelatih melakukan evaluasi mendalam terkait efektivitas strategi dan peran para pemain kunci. Pembenahan taktik di sektor tengah menjadi agenda mendesak demi menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Kapten Malaysia Akui Timnas Indonesia Sulit Ditaklukkan Meski Main 10 Pemain

Kapten Malaysia Akui Timnas Indonesia Sulit Ditaklukkan Meski Main 10 Pemain

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 13:59 WIB

Erick Thohir Maklumi Kegagalan John Herdman Gagal Bawa Timnas Indonesia Tekuk Malaysia

Erick Thohir Maklumi Kegagalan John Herdman Gagal Bawa Timnas Indonesia Tekuk Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 13:55 WIB

Terkini

IMSO ke-23 Digelar di Depok, 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika dan Sains

IMSO ke-23 Digelar di Depok, 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika dan Sains

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 15:18 WIB

BRI Hadirkan Cashback Spesial Pemesanan Hotel dan Penerbangan di Tiket.com

BRI Hadirkan Cashback Spesial Pemesanan Hotel dan Penerbangan di Tiket.com

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:18 WIB

Terancam 12 Tahun Penjara! Masinis KA Argo Bromo Anggrek Terbukti Terlambat Rem Sebelum Tabrak KRL

Terancam 12 Tahun Penjara! Masinis KA Argo Bromo Anggrek Terbukti Terlambat Rem Sebelum Tabrak KRL

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:18 WIB

Bagaimana Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Tepat? Ini Panduan agar Tak Salah Beli

Bagaimana Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Tepat? Ini Panduan agar Tak Salah Beli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:15 WIB

8 Keunggulan Tecno POVA 6, HP Gaming Rp2 Jutaan Baterai 6.000 mAh dan Kamera 108 MP

8 Keunggulan Tecno POVA 6, HP Gaming Rp2 Jutaan Baterai 6.000 mAh dan Kamera 108 MP

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah 40 Ribu sesuai Review

5 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah 40 Ribu sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:15 WIB

Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar

Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:08 WIB

Usut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Minta Ombudsman Buka-Bukaan

Usut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Minta Ombudsman Buka-Bukaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:07 WIB

Bangkai KM Virgo Transport 8 Ganggu Jalur Pelayaran, Pemilik Diminta Percepat Salvage

Bangkai KM Virgo Transport 8 Ganggu Jalur Pelayaran, Pemilik Diminta Percepat Salvage

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:01 WIB

Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT

Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:00 WIB

×