ASI Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

Ardi Mandiri

Senin, 15 Juni 2015 | 02:44 WIB
ASI Bisa Turunkan Angka Kemiskinan
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Ahli spesialis anak dr Utami Roesli Sp.A mengemukakan pemberian air susu ibu (ASI) oleh ibu menyusui kepada bayi akan membantu menurunkan angka kemiskinan khususnya bagi keluarga yang kurang mampu.

"Berdasarkan penghitungan jika ada ibu memberikan susu formula standar kepada bayi maka dalam sebulan harus mengeluarkan biaya minimal Rp500 ribu hingga Rp600 ribu, ini tentu memberatkan apalagi bagi yang kurang mampu," kata dia di Padang, Minggu.

Ia menyampaikan hal itu saat tampil sebagai pembicara dalam talkshow dan peresmian AIMI Sumbar dengan tema ASI Investasi Menuju Generasi Minangkabau Berprestasi.

Menurut dia jumlah yang dikeluarkan untuk membeli susu tersebut akan menyita pengeluaran rumah tangga apalagi bagi mereka yang penghasilannya masih di bawah Rp1 juta.

"Oleh sebab itu akan lebih baik jika ibu langsung memberikan ASI sehingga tidak perlu keluar uang membeli susu, pengeluaran dapat dihemat dan uangnya dipakai untuk kebutuhan lain,"ujar dia.

Ia mengatakan jika yang diberikan kepada bayi adalah susu formula premium maka tidak kurang dari Rp2 juta harus dikeluarkan setiap bulan.

Utami menghitung total biaya rata-rata yang dikeluarkan untuk membeli susu formula untuk anak usia hingga enam bulan mencapai Rp9,8 juta.

" Hingga anak usia satu tahun pengeluran beli susu formula akan mencapai Rp20,4 juta, sampai dua tahun akan keluar uang Rp43 juta hingga Rp134, 4 juta," kata dia.

Pendiri Sentra Laktasi Indonesia itu mengatakan hanya di Indonesia ada iklan susu yang bermacam-macam mulai susu untuk anak satu tahun, dua tahun, empat tahun, susu langsing, susu untuk berotot, susu ibu hamil dan menyusui.

"Bahkan ada susu untuk perempuan berjilbab, hingga susu untuk orang naik haji, mengapa kita harus dibodoh-bodohi seperti itu," kata dia.

Ia memastikan ibu menyusui tidak memerlukan susu khusus karena belajar dari hewan yang menyusui tidak ada diantara mereka yang minum susu.

Menurut dia ASI adalah minuman terbaik untuk bayi yang tidak ada tandingannya.

Sementara Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto menyampaikan cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif oleh ibu kepada bayi di Indonesia saat ini masih minim di bawah 50 persen.

"Berdasarkan data terbaru riset kesehatan dasar cakupan ibu yang memberikan ASI ekslusif bagi bayinya baru 32 persen di Tanah Air," kata dia.

Menurut dia sebenarnya masyarakat Indonesia sudah sadar akan pentingnya pemberian ASI dan secara adat istiadat sudah terbiasa menyusui, namun seiring berjalan waktu hal itu mulai berkurang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bahayanya Memaksa Bayi Menyusu Terlalu Banyak

Ini Bahayanya Memaksa Bayi Menyusu Terlalu Banyak

Health | Selasa, 09 Juni 2015 | 09:37 WIB

Ibu Ini Kecanduan Menyusui Anaknya Hingga Usia 5 tahun

Ibu Ini Kecanduan Menyusui Anaknya Hingga Usia 5 tahun

Health | Selasa, 02 Juni 2015 | 07:21 WIB

Lambung Bayi Rapuh, Jangan Paksa Beri ASI Terlalu Banyak

Lambung Bayi Rapuh, Jangan Paksa Beri ASI Terlalu Banyak

Health | Minggu, 31 Mei 2015 | 05:44 WIB

Jessica Iskandar Bangga jadi Donor ASI 8 Bayi

Jessica Iskandar Bangga jadi Donor ASI 8 Bayi

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2015 | 06:40 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×