Otak Lelaki Lebih Cepat Menua Ketimbang Perempuan

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 26 November 2015 | 19:02 WIB
Otak Lelaki Lebih Cepat Menua Ketimbang Perempuan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menua merupakan proses alami yang dialami oleh manusia. Semakin bertambahnya usia, organ-organ tubuh juga menua layaknya mesin sehingga mengalami penurunan fungsi.

Namun perubahan atau penurunan fungsi organ tubuh akibat proses penuaan ini memiliki perbedaan antara lelaki dan perempuan. Nah, salah satu perbedaan yang terjadi adalah pada otak lelaki dan perempuan.

Hasil penelitian terkini yang dilakukan oleh Universitas Szeged di Hungaria itu menemukan bahwa otak lelaki ternyata lebih cepat menua dibandingkan dengan otak perempuan.

Penuaan yang lebih cepat itu terjadi pada bagian otak lelaki yang disebut grey matter. Grey matter adalah sebuah jaringan saraf pada otak yang berfungsi menyalurkan rangsangan sensoris dan motoris pada diri seseorang.

Kondisi inilah yang menyebabkan otak lelaki cenderung lebih mudah mengalami Parkinson.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, peneliti Hungaria melakukan pemindaian struktur otak 53 lelaki dan 50 perempuan. Usia rata-rata partisipan adalah 32 tahun dengan usia termuda 21 tahun, sedangkan tertua adalah 58 tahun.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan jenis kelamin menimbulkan perbedaan pada struktur otak dan beberapa bagian tertentu.

Peneliti mengatakan ketika lelaki semakin menua maka terjadi penurunan kondisi otak yang lebih besar dibanding pada otak perempuan. Selain pada grey matter, bagian lain yang menunjukkan hal serupa adalah thalamus yang berguna untuk mengirim informasi pada seluruh bagian otak.

Perbedaan yang terjadi pada penuaan otak lelaki dan perempuan ini disebabkan oleh perubahan tingkat hormon ketika usia bertambah tua dan respon dari otak terhadap perubahan tersebut. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada beberapa bagian otak lelaki terjadi kondisi penurunan yang sangat besar sehingga menjelaskan bahwa usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap proses ini.

Ini pula yang membuat lelaki lebih rentan mengalami berbagai penyakit otak ketimbang perempuan. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makanan Ini Bisa Memperkuat Ingatan

Makanan Ini Bisa Memperkuat Ingatan

Health | Kamis, 29 Oktober 2015 | 15:18 WIB

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Health | Selasa, 15 September 2015 | 11:20 WIB

Lakukan Ini Agar Kemampuan Otak Meningkat

Lakukan Ini Agar Kemampuan Otak Meningkat

Health | Selasa, 08 September 2015 | 07:12 WIB

Ini Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Ini Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Health | Senin, 03 Agustus 2015 | 16:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB