Agar Malam Pertama Berlangsung Sukses, Ini Rahasianya!

Ririn Indriani
Agar Malam Pertama Berlangsung Sukses, Ini Rahasianya!
Ilustrasi. (Shutterstock)

Ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan agar Anda dan pasangan menikmati malam terindah itu.

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Saya laki-laki usia 29 tahun dan belum menikah. Saya hanya penasaran saja. Nanti kan saat menikah kita akan berhubungan seks untuk pertamakalinya (umumnya, apalagi di Indonesia, seks pranikah itu dianggap tidak wajar).

Jika suami dan istri sama-sama pertamakali berhubungan seks, bagaimana caranya melakukannya? Lalu, bagaimana pula step-by-stepnya? Apakah di Indonesia itu lazim untuk melakukan women on top, seks oral, hand job dan hal-hal lainnya? Berapa durasi waktu yang normal untuk melakukan hubungan seks? Berapa kali seminggu atau, tahu sama tahu saja?

Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.


Hananto

Jawab:

Selamat malam Hananto,
Umumnya, orang secara naluriah dapat mengetahui bagaimana cara melakukan hubungan intim. Namun tidak sedikit, khususnya lelaki ingin mempelajari lebih dalam mengenai cara melakukan hubungan seksual.

Pada malam pertama, pasangan suami istri yang sama-sama belum melakukan hubungan intim, biasanya akan merasa bingung dan kikuk. Kondisi merupakan hal yang wajar terjadi.

Pada perempuan, saat malam pertama umumnya belum merasakan kenikmatan berhubungan seks karena rasa sakit akibat proses pertama melakukan hubungan ini. Sedangkan pada lelaki, hal yang biasa terjadi adalah adanya jeda waktu disfungsi ereksi yang ringan yang terjadi secara tiba-tiba, karena faktor psikis yang menyertainya.

Hal ini sangat wajar terjadi, karena masih adanya rasa cemas dan gugup yang dialami lelaki yang baru kali pertama berhubungan intim.

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan oleh pasangan yang baru menikah saat malam pertama agar hubungan seks berjalan dengan baik, yaitu:

1. Melakukan foreplay
Untuk dapat menciptakan suasana hubungan intim yang nikmat dan tanpa rasa sakit, tentunya harus dengan pemanasan yang lama. Hal ini akan memicu khususnya perempuan untuk menciptakan cairan lubrikasi yang lebih banyak sehingga terjadinya rasa sakit saat penetrasi akan minimal. Jadi, saat berhubungan intim sebaiknya jangan terlalu to the point agar pasangan tak merasa sakit.

2. Perhatikan gaya bercinta
Bercinta untuk pertama kalinya harus dilakukan rileks dan tidak terburu-buru. Posisi bercinta pertama kali yang dapat Anda lakukan adalah dengan posisi misionaris atau man on top. Posisi ini dianggap sebagai dasar sehingga Anda dan pasangan dapat melakukan hubungan intim di malam pertama dengan mudah.

3. Jangan kecewa jika tidak tahan lama
Jangan terlalu berharap Anda dan pasangan akan melakukan hubungan yang lama saat malam pertama, karena keduanya belum memiliki pengalaman dalam hal mengatur dan mengontrol emosi dari hubungan seks. ni. Biasanya lelaki yang baru kali pertama berhubungan intim akan lebih cepat untuk melakukan ejakulasi.

4. Komunikasi
Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam hubungan suami istri, termasuk membicarakan soal seks. Sebaiknya komunikasi soal seks apalagi bagi pasangan yang baru menikah harus lebih intens agar tercipta suasana yang nyaman dan tidak kaku.

Hubungan seks sebaiknya dilakukan tiga kali dalam seminggu 3. Frekuensi ini dianggap baik untuk menjaga kualitas sperma agar tetap sehat, meski hal ini tergantung dari kesepakatan Anda dan pasangan.

Demikian penjelasan dari kami. Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga membantu ya.

Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS