4 Penyakit Ini Diperkirakan Bakal Muncul lagi di 2016

Esti Utami, Firsta Nodia

Senin, 11 Januari 2016 | 18:52 WIB
4 Penyakit Ini Diperkirakan Bakal Muncul lagi di 2016
Ilustrasi TBC. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Campak, TBC, Gondok, merupakan jenis penyakit yang sering diidap orang berpuluh-puluh tahun silam. Tapi tahukah Anda bahwa penyakit 'jadul' ini berpotensi kembali mewabah pada 2016 ini?

Seperti dilansir laman health.com, berikut empat penyakit yang diperkirakan bakal kembali muncul di tahun 2016 ini.

1. Penyakit gondok
Pembengkakan pada kelenjar tiroid ini kerap dialami anak-anak dan dewasa. Sejak hadirnya vaksin, jumlah penderita gondok pun menurun drastis. Tapi pada 2015 lalu, Departemen Kesehatan Amerika Serikat melaporkan 688 kasus gondok.

Gejala yang muncul ketika menderita gondok antara lain, demam, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, hilang nafsu makan yang diikuti pembengkakan di bagian tenggorokan. Tidak ada pengobatan, tetapi kebanyakan orang sembuh dalam beberapa minggu.

Satu-satunya cara untuk mencegah penyakit gondok yakni dengan mendapatkan vaksin MMR (measles-mumps-rubella). Dosis penguat sering dianjurkan selama wabah.

2. Campak
Seperti gondok, campak pernah menjadi wabah di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Diperkirakan 400-500 warga AS meninggal karena wabah campak sebelum ditemukannya vaksin.

Geliat kasus campak kembali menyerang, ketika dilaporkan adanya 667 kasus campak pada 2014 dan 189 kasus pada 2015. Virus campak memang dapat menyebar melalui batuk, bersin dari orang yang terinfeksi campak.

Gejala yang harus diwaspadai dari campak antara lain demam, batuk, pilek, mata merah, dan ruam di seluruh bagian tubuh. Komplikasi bisa berupa diare dan infeksi telinga, dan dalam kasus yang jarang terjadi, pneumonia yang dapat mengancam jiwa. Para ahli menyarankan setiap anak untuk diberi vaksin campak sebagai tindakan pencegahan yang paling efektif.

3. Tuberkulosis
Penyakit yang bakterinya ditemukan sejak 1882 ini kini dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Pada 2014 dilaporkan terdapat 9421 kasus kematian di Amerika Serikat yang menyebabkan 555 kematian.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru. Infeksi ini menyebar melalui udara ketika orang yang terinfeksi mengalami batuk, bersin atau berbicara dengan orang lain.

Gejala TB yang harus diwaspadai antara lain batuk yang berlangsung tiga minggu atau lebih, dahak berdarah, kelelahan, demam dan penurunan berat badan.

Kabar baiknya adalah TB dapat disembuhkan dengan pengobatan, meskipun beberapa antibiotik yang berbeda harus dikonsumsi lebih dari 6 sampai 12 bulan. Agar aman dari risiko TB, hindari kontak dengan penderita.

4. Demam berdarah
Dilupakan selama beberapa abad terakhir setelah munculnya antibiotik, infeksi virus ini kembali menyerang masyarakat Amerika dan berbagai negara lainnya.

Para peneliti baru-baru ini melacak adanya kemungkinan wabah DBD di Asia, dengan lebih dari 5.000 kasus selama lima tahun terakhir di Hong Kong dan 100.000 kasus di Cina selama setahun belakangan.

Demam berdarah umumnya menimpa anak-anak usia 5 sampai 12 tahun yang ditandai dengan demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, mual, dan ruam kulit. Para peneliti memprediksi wabah DBD yang mungkin mengulang sejarah berpuluh-puluh tahun silam berhubungan dengan resistensi antibiotik.

Untuk tetap terlindungi dari risiko DBD, maka penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mencari pengobatan setelah beberapa gejala terlihat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:40 WIB

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 18:06 WIB

Bom Waktu Kesehatan? Wabah Kolera Mengancam Lebanon di Tengah Eskalasi Konflik

Bom Waktu Kesehatan? Wabah Kolera Mengancam Lebanon di Tengah Eskalasi Konflik

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 05:43 WIB

Penyebaran Cacar Monyet Meresahkan, WHO Beri Sinyal Keadaan Darurat

Penyebaran Cacar Monyet Meresahkan, WHO Beri Sinyal Keadaan Darurat

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 05:00 WIB

Cerita Wanita saat Bulan Puasa di Gaza: Ramadan Ini Benar-benar Hampa!

Cerita Wanita saat Bulan Puasa di Gaza: Ramadan Ini Benar-benar Hampa!

Video | Jum'at, 15 Maret 2024 | 12:05 WIB

Menakar Penilaian Risiko Terhadap Penetapan KLB/Wabah Penyakit

Menakar Penilaian Risiko Terhadap Penetapan KLB/Wabah Penyakit

Your Say | Senin, 12 Desember 2022 | 14:39 WIB

Bakteri Kebal Obat Super Serang India, Prof Zubairi Djoerban Waspadai Risiko Bahayanya untuk Indonesia

Bakteri Kebal Obat Super Serang India, Prof Zubairi Djoerban Waspadai Risiko Bahayanya untuk Indonesia

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 21:13 WIB

Wabah Penyakit Menular Bebani Sistem Kesehatan, Amerika Serikat Kewalahan?

Wabah Penyakit Menular Bebani Sistem Kesehatan, Amerika Serikat Kewalahan?

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 23:17 WIB

Memperkuat Kemitraan Biosekuriti Australia dengan Indonesia

Memperkuat Kemitraan Biosekuriti Australia dengan Indonesia

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:26 WIB

Bandara Perth Mulai Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang dari Indonesia

Bandara Perth Mulai Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang dari Indonesia

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:01 WIB

Terkini

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 14:17 WIB

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:15 WIB

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:10 WIB

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:08 WIB

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:05 WIB

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:59 WIB

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:58 WIB

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:57 WIB

×