Awas, Penyakit Ini Incar Perempuan!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 24 Mei 2016 | 20:34 WIB
Awas, Penyakit Ini Incar Perempuan!
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai hormon yang dimiliki perempuan ternyata menempatkannya sebagai golongan yang berisiko mengidap berbagai penyakit. Bahkan tak sedikit penyakit yang dapat menimbulkan kematian bagi para perempuan.

Di antara kista, tumor dan kanker, masalah yang paling banyak menyerang kaum Hawa, kata dr Adrian Setiawan, SpOG dari RS Siloam Kebon Jeruk adalah miom, tumor jinak yang kerap tidak menimbulkan gejala sehingga tak disadari oleh penderitanya.

"Sebanyak 45 persen perempuan memiliki miom, tapi kebanyakan tanpa gejala sehingga banyak perempuan tidak menyadarinya," ujarnya pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Untuk mengenali empat penyakit yang sering mengintai perempuan, simak ulasan berikut.

1. Miom
Penyebab timbulnya miom, menurut Adrian, belum diketahui secara pasti. Namun yang jelas kondisi ini dipicu mutasi genetik yang berkembang setelah perempuan mendapatkan menstruasi dan berkurang hingga memasuki masa menopause.

Biasanya, perempuan yang memiliki miom cenderung mengalami nyeri saat haid dengan jumlah darah yang dikeluarkan sangat banyak. Dengan peluang mengidap miom yang tinggi di kalangan perempuan, ia mengimbau agar perempuan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan USG setahun sekali untuk mengetahui ada tidaknya miom.

"Miom memang dapat mempengaruhi kesuburan perempuan dan peluang memperoleh anak. Oleh karena itu tindakan pencegahan penting dilakukan dengan menjalani hidup sehat dan mengurangi makanan junk food," ujar Adrian.

2. Endometriosis
Endometriosi atau yang kerap disebut kista coklat ini juga banyak diidap perempuan. Insiden pada perempuan usia subur mencapai 5-10 persen. Meski bukan menjadi penyebab ketidaksuburan secara langsung, Adrian menyebut adanya kista coklat dapat mempengaruhi peluang pasangan memiliki buah hati.

"Gejalanya nyeri saat mulai haid hingha aliran darah pada puncaknya, sakit saat berhubungan seksual, sulit buang air besar, nyeri punggung dan gangguan kesuburan," ujarnya.

Meski mempengaruhi kesuburan, Adrian mengatakan bahwa pengangkatan kista coklat tidak perlu dilakukan kecuali sudah berukuran besar atau menimbulkan nyeri diambang batas. Alasannya, pengangkatan kista coklat dapat mengurangi jumlah sel telur sehingga membuat pasangan sulit mendapatkan keturunan.

3. Kanker ovarium
Kanker ovarium kini banyak menyerang perempuan dibandingkan zaman dahulu. Menurut Adrian, hal ini terjadi karena banyak pasangan yang memilih memiliki anak dalam jumlah sedikit, tak seperti pasangan zaman terdahulu.

"Buyut kita zaman dahulu punya anak bisa 5-6. Sehingga baru melahirkan sudah hamil lagi, sehingga risiko kanker ovarium menurun," ujarnya.

Selain itu faktor hormonal, genetik dan gaya hidup tak sehat juga turun berkontribusi menimbulkan masalah ini. Kabar baiknya, pengguna pil kontrasepsi berisiko 50 persen lebih rendah mengidap kanker ovarium.

4. Kanker serviks
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita perempuan setelah kanker payudara. Aktivitas seksual secara dini dan kebiasaan bergonta-ganti pasangan menjadi faktor risiko kanker serviks.

Pada stadium I dan II, kata Adrian, pengobatan kanker serviks dapat dilakukan melalui pembedahan atau operasi. Tumbuh kembalinya kanker jarang terjadi bila kanker telah diangkat melalui operasi. Akan tetapi, pasien dianjurkan untuk tetap melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk melakukan pap smear secara teratur.

"Sementara untuk kanker serviks berstadium lanjut IIB hingga IVB, pengobatan dapat dilakukan melalui radiasi dan kemoterapi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Perempuan Lebih Rentan Sakit Maag

Hati-hati, Perempuan Lebih Rentan Sakit Maag

Health | Kamis, 19 Mei 2016 | 09:16 WIB

Waktu yang Tepat Hamil Lagi Setelah Keguguran

Waktu yang Tepat Hamil Lagi Setelah Keguguran

Health | Kamis, 19 Mei 2016 | 08:07 WIB

Perempuan Lebih Berisiko Gangguan BAB Ketimbang Lelaki

Perempuan Lebih Berisiko Gangguan BAB Ketimbang Lelaki

Health | Senin, 16 Mei 2016 | 07:10 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB