Dokter: Semua Orang Berisiko Alami Katarak, Ini Cara Menundanya

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Minggu, 24 Juli 2016 | 14:38 WIB
Dokter: Semua Orang Berisiko Alami Katarak, Ini Cara Menundanya
Ilustrasi Katarak

Katarak atau penyakit kekeruhan lensa merupakan salah satu penyebab kebutaan di Indonesia. Gangguan pada mata ini biasanya muncul pada usia lanjut.

Dokter spesialis mata Jakarta Eye Center Kedoya, Setiyo Budi Riyanto mengatakan bahwa katarak tak bisa dicegah, sehingga semua orang berisiko mengidap katarak saat berusia lanjut.

"Semua orang akan menderita katarak, termasuk dokter mata. Hanya kapan terkenanya, memang berbeda pada setiap orang," ujar dokter yang akrab disapa Budi ini pada 'Kick Off 910 Operasi Katarak Gratis' di JEC Kedoya, Minggu (24/7/2016).

Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya katarak, lanjut dia, adalah paparan sinar ultraviolet. Seperti diketahui, Indonesia adalah negara tropis yang membuat penduduknya lebih sering terpapar sinar matahari dibandingkan negara empat musim lainnya.

Hal ini menjadikan penduduk Indonesia memiliki kecenderungan menderita katarak, 15 tahun lebih cepat dibandingkan penduduk di daerah subtropik.

"Itulah sebabnya Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah penderita katarak tertinggi di dunia," tambah dia.

Meski tak bisa dicegah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculan katarak. Ditambahkan dokter spesialis mata JEC Kedoya, Nashrul Ihsan, salah satu cara memperlambat risiko katarak dengan menggunakan kacamata yang memiliki pelindung terhadap sinar ultraviolet.

"Caranya dengan mencegah paparan sinar UV secara langsung pada mata, salah satunya dengan menggunakan kacamata. Lalu perbanyak juga konsumsi makanan mengandung vitamin A,C,E dan antioksidan," ujar dia.

Jika terlanjur mengidap katarak, maka jalan satu-satunya untuk mendapatkan penglihatan normal, menurut dia, adalah melalui tindakan operasi katarak.

"Jangan terlambat untuk operasi jika pandangan sudah mulai kabur meski telah memakai kacamata. Karena kekeruhan lensa yang dibiarkan bisa berujung pada kebutaan yang menurunkan kualitas hidup," pungkas dr Nashrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konsumsi Vitamin C Efektif Cegah Katarak

Konsumsi Vitamin C Efektif Cegah Katarak

Health | Senin, 28 Maret 2016 | 14:27 WIB

Ini Beda Katarak dan Glaukoma

Ini Beda Katarak dan Glaukoma

Health | Selasa, 23 Februari 2016 | 09:34 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB