alexametrics

Ekstrak Buah Jeruk Hambat Timbulnya Batu Ginjal

Esti Utami | Firsta Nodia
Ekstrak Buah Jeruk Hambat Timbulnya Batu Ginjal
Ilustrasi jeruk. (Shutterstock)

Ini berkat senyawa hydroxycitrate (HCA) dalam jeruk yang berperan melarutkan kalsium kristal oksalat, komponen yang membentuk batu ginjal.

Para peneliti telah menemukan bukti bahwa ekstrak buah jeruk alami dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal dan bahkan dapat memecah kristal yang mengendap dalam ginjal.

Menurut peneliti hal ini disebabkan adanya senyawa hydroxycitrate (HCA) dalam jeruk yang berperan melarutkan kalsium kristal oksalat, komponen yang membentuk batu ginjal manusia.

"HCA menunjukkan potensinya sebagai terapi untuk mencegah batu ginjal," tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Penulis utama studi Jeffrey Rimer, Associate Professor di University of Houston di Amerika Serikat mengatakan, risiko batu ginjal meningkat pada mereka yang mengidap diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Hingga saat ini belum ada pengobatan mutakhir yang dapat mengatasi batu ginjal tanpa rasa sakit. Dokter biasanya mengimbau pada pasien yang berisiko mengembangkan batu ginjal untuk minum banyak air putih dan menghindari makanan yang kaya oksalat, seperti rhubarb, okra, bayam dan kacang almond.

Biasanya dokter juga merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi suplemen sitrat (CA), dalam bentuk kalium sitrat, yang dapat memperlambat pertumbuhan kristal, tetapi beberapa orang tidak dapat mentoleransi efek sampingnya.

"HCA yang ditemukan dalam jeruk lebih disukai sebagai terapi dibanding CA (kalium sitrat) karena efek terapi yang lebih cepat dan ampuh dalam mencegah maupun mengatasi pertumbuhan batu ginjal dan minim efek samping," ujar peneliti.

Meski demikian peneliti masih menguji seberapa besar dosis yang aman untuk diberikan sebagai terapi pencegahan jangka panjang. (Zeenews)