Ini Menu Rekomendasi untuk Anak di Masa MPASI

Yazir Farouk, Firsta Nodia

Sabtu, 26 November 2016 | 17:02 WIB
Ini Menu Rekomendasi untuk Anak di Masa MPASI
Ilustrasi makanan pendamping ASI. (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki periode pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI, orangtua, khususnya ibu kadang bingung menu apa yang tepat diberikan untuk si kecil. Pasalnya orangtua biasanya khawatir anak akan merespon negatif terhadap makanan yang diberikan.

Menurut dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Ibu Anak Grand Family PIK, Irene Melinda, teknik pemberian MPASI memang bervariasi. Namun merujuk pada aturan WHO, pemberian MPASI seyogyanya terdiri dari makanan utama dan buah.

Makanan utama, tambah Irene, bisa berupa bubur saring yang bertekstur lumat tanpa campuran susu. Sedangkan untuk pilihan buah bisa berupa pepaya, alpukat, atau pisang. MPASI ini menurutnya bisa diberikan pada bayi hingga usia 9 bulan.

"Kenapa tanpa campuran susu, karena kalau anak terbiasa di campur susu nanti terbawa sampai usia besar. Orangtua juga akan kerepotan mengurangi volume susu karena anak sudah terbiasa makan makanan yang dicampur susu," kata Irene saat membawakan talkshow pada Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo (IMBEX) 2016 di Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Setelah memasuki usia di atas 9 bulan, barulah orangtua bisa memberikan bubur tanpa disaring. Sedangkan pada usia 1 tahun, anak sudah bisa mengonsumsi menu keluarga pada umumnya.

Namun Irene mengingatkan para orangtua akan risiko alergi makanan yang mungkin bisa diidap anak. Caranya dengan memberikan menu bervariasi secara bertahap selama 12 hari pertama periode MPASI.

"Di 12 hari pertama kita bisa lihat anak kira-kira ada alergi atau nggak. Caranya 3 hari pertama kasih bubur polos saring tanpa campuran apapun. Lalu 3 hari berikutnya di campur pakai sayur. Kalau nggak ada alergi, lanjutkan 3 hari berikutnya dengan daging. Kalau nggak ada respon negatif, 3 hari terakhir bisa dicampur sayur dan ikan," katanya.

Semakin awal mengenalkan anak dengan makanan bervariasi, menurut Irene bisa semakin menurunkan risiko alergi pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak di Bawah 2 Tahun, Hati-hati Konsumsi Ikan Laut

Anak di Bawah 2 Tahun, Hati-hati Konsumsi Ikan Laut

Health | Sabtu, 26 November 2016 | 14:18 WIB

BPOM Diminta Tinjau Ulang Penutupan Bebiluck

BPOM Diminta Tinjau Ulang Penutupan Bebiluck

News | Selasa, 20 September 2016 | 08:48 WIB

Dituduh Tercemar Bakteri, Ini Kata Pemilik Bebiluck

Dituduh Tercemar Bakteri, Ini Kata Pemilik Bebiluck

News | Senin, 19 September 2016 | 17:29 WIB

Pascadigerebek, Produsen Bebiluck Janji Patuhi BPOM

Pascadigerebek, Produsen Bebiluck Janji Patuhi BPOM

News | Senin, 19 September 2016 | 17:09 WIB

Inikah Makanan Pertama yang Paling Baik untuk Bayi?

Inikah Makanan Pertama yang Paling Baik untuk Bayi?

Health | Senin, 25 Juli 2016 | 13:32 WIB

Terkini

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:36 WIB

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:29 WIB

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:27 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

×