Ini Bedanya Obat Biasa dengan Obat Biosimilar

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 21 Desember 2016 | 12:12 WIB
Ini Bedanya Obat Biasa dengan Obat Biosimilar
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda bahwa obat-obatan berbentuk tablet atau kapsul yang dijual di pasaran kebanyakan merupakan produk farmasi berbahan kimia? Itu sebabnya, konsumsi obat-obatan ini dalam jangka panjang, termasuk untuk pengobatan penyakit tertentu, bisa memicu komplikasi lainnya sebagai efek samping.

Untuk meminimalisir efek samping dan menekan biaya produksi, perusahaan farmasi dunia berlomba memproduksi obat biosimilar. Di Indonesia, PT Kalbio Global Medika, anak perusahaan PT Kalbe Farma, memproduksi obat biosimilar sekaligus bahan baku pembuatannya.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Kalbe Farma Tbk Sie Djohan menjelaskan beberapa keunggulan obat biosimilar dibandingkan obat biasa.

"Efek sampingnya minim, efektivitas lebih ampuh dan harga bahan baku lebih rendah sehingga harganya juga lebih murah," ujarnya pada temu media di Pabrik Kalbio Global Medika, Cikarang, Selasa (20/12/2016).

Lebih lanjut Djohan menjelaskan, pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, efek samping yang ditimbulkan dari obat-obatan tersebut begitu terasa bahkan tak jarang memperburuk kondisinya. Hal ini, lanjut Djohan, disebabkan karena kandungan pada obat-obatan kemoterapi berbahan kimia yang tergolong toksik bagi tubuh.

"Untuk itulah ada obat biosimilar sebagai alternatif lainnya yang memiliki efek samping jauh lebih rendah," ujarnya.

Efek samping pada penggunaan obat biosimilar, lanjut Djohan, bisa ditekan karena umumnya molekul secara alami juga ada di tubuh manusia.

"Cuman dalam kondisi tertentu, seperti saat menderita kanker kita butuh molekul itu lebih banyak sehingga butuh ditambah dari luar. Karena tidak ada toksin di dalam obat biosimilar, jadi efek sampingnya minimal," ujar dia.

Pada proses pembuatan obat biosimilar, industri farmasi menggunakan metode bioteknologi yang memproses sel makhluk hidup yang komplek hingga dihasilkan molekul sebagai bahan baku obat.

"Dalam prosesnya bagaimana kita bisa bikin sel, tumbuh dengan riang gembira. Kita butuh proses untuk mengoptimalkan kultur. Begitu juga dengan teknologi purifikasi bagaimana bisa memurnikan molekul yang kita inginkan," tambah dia.

Jika obat-obatan kimia produk farmasi klasik berbentuk tablet atau kapsul, obat biosimilar dikemas dalam bentuk injeksi. Sehingga pasien yang menggunakan obat-obatan biosimilar bisa langsung menyuntikkannya ke dalam tubuh.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Obat Biosimilar, Tren Baru di Dunia Farmasi

Mengenal Obat Biosimilar, Tren Baru di Dunia Farmasi

Health | Rabu, 21 Desember 2016 | 06:12 WIB

Kimia Farma Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Obat

Kimia Farma Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Obat

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:43 WIB

BIotis Prima Agrisindo Bangun Pabrik Vaksin Hewan di Bogor

BIotis Prima Agrisindo Bangun Pabrik Vaksin Hewan di Bogor

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 18:43 WIB

Terkini

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

×