Array

Ini Ragam Alasan Orangtua Enggan Imunisasi Anak

Jum'at, 28 April 2017 | 17:28 WIB
Ini Ragam Alasan Orangtua Enggan Imunisasi Anak
Ilustrasi bayi diimunisasi. [Shutterstock]

Suara.com - Pada 2015, WHO mencatat 19,4 juta bayi di seluruh dunia tidak mendapatkan imunisasi rutin yang lengkap. Sebanyak 60 persen dari jumlah populasi bayi yang tidak mendapat imunisasi itu tinggal di 10 negara termasuk Indonesia.

Data Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat, baru 59,2 persen anak di Indonesia yang mendapatkan imunisasi lengkap karena berbagai alasan. Sekitar 28,8 persen orangtua mengaku takut memberi imunisasi ke anak karena dapat menyebabkan demam sebagai efek samping.

"Perlu sosialisasi lebih dalam mengapa terjadi demam. Karena sebenarnya, demam ini hanya reaksi tubuh yang menandakan adanya organisme yang dilemahkan sehingga menyebabkan kekebalan tubuh meningkat. Jadi tidak perlu dikhawatirkan," ujar Kasubdit Imunisasi, Direktorat Surveilans, Imunisasi dan Karantina Kesehatan, dr Prima Yosephine MKM, pada seminar Pekan Imunisasi Dunia di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Alasan kedua yang juga jadi hambatan dalam cakupan imunisasi di Indonesia adalah kontroversi halal-haram imunisasi. Tercatat sebanyak 26,3 persen orangtua tidak mengizinkan anak diimunisasi karena adanya pendapat yang keliru mengenai imunisasi.

"Penyebab kedua, orangtua tidak memperbolehkan diimunisasi sebagian besar karena budaya atau faktor agama. Untuk itu, kami menggandeng bersama lintas sektor dengan ahli, IDAI, KPAI dan MUI, untuk meluruskan pendapat yang keliru di masyarakat," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia, Piprim B Yanuarso Sp.A (K), mengatakan bahwa alasan keliru soal vaksin membuat Sumatera Barat mengalami penurunan cakupan imunisasi menjadi 30 persen. Akibatnya, wabah difteri yang telah lama menghilang, pun kembali muncul hingga menyebabkan dua anak meninggal.

"Vaksin sangat aman dan efektif, bisa mencegah penyakit mematikan. Makanya kita dorong agar cakupan vaksinasi 80 persen, agar anak-anak di suatu area terhindar dari risiko penyakit. Kalau kurang dari 60 persen, muncul lagi wabahnya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI