Kasihan, Gara-gara Berwajah Aneh, Lelaki Ini Ditawari Ikut Sirkus

Ririn Indriani, Risna Halidi

Minggu, 14 Mei 2017 | 19:47 WIB
Kasihan, Gara-gara Berwajah Aneh, Lelaki Ini Ditawari Ikut Sirkus
Rupesh Kumar (21) menderita penyakit langka, progeria Hutchinson-Gilford, yang menyebabkan tubuhnya menua delapan kali lebih cepat dari manusia normal. (Foto: Newslions/SWNS)

Suara.com - Kasus "Benjamin Button" menimpa seorang laki-laki berusia 21 tahun dan membuatnya terjebak dalam tubuh seorang lanjut usia.

Rupesh Kumar, menua delapan kali lebih cepat dari manusia biasanya dan bahkan diminta untuk bergabung dengan kawanan sirkus. Laki-laki asal Hanumanganj, India ini, memiiki penampilan yang begitu tua hingga menyebabkan kegemparan dan membuat orangtuanya ditawari uang untuk bersedia menjual Rupesh pada kelompok sirkus.

Kondisi medis yang dikenal sebagai progeria Hutchinson-Gilford, hanya mempengaruhi satu dari delapan juta orang di dunia. Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome adalah kondisi genetik yang langka dan fatal ditandai dengan munculnya penuaan yang begitu cepat pada anak-anak.

Hal ini disebabkan oleh mutasi pada gen yang disebut LMNA. Penderita biasanya menunjukkan gejala pada usia sekitar 18-24 bulan. Ini termasuk kegagalan pertumbuhan, kehilangan lemak tubuh, keriput, kekakuan sendi dan dislokasi pinggul.

Penderita biasanya meninggal, karena penyakit jantung pada usia 14 tahun.

"Semuanya dimulai dengan sering sakit kepala dan sakit perut saat dia sangat kecil. Kami membawanya ke beberapa dokter, tapi tidak ada yang bisa mendiagnosis kondisinya. Mereka memberi resep beberapa obat penghilang rasa sakit dan meminta kami pulang," ucap sang ayah Ramapati Kumar, yang bekerja sebagai buruh tani dilansir Daily Mail.

Saat Rupesh tumbuh, orangtuanya memperhatikan perubahan abnormal pada tubuh dan penampilannya. "Seiring waktu, kepala anak laki-laki saya tumbuh sangat besar dan dia mulai kehilangan berat badan secara drastis," imbuhnya.

Sekitar lima tahun lalu, beberapa orang datang ke desa mereka dengan dalih ingin membantu Rupesh. Namun ternyata, mereka hanyalah sekelompok kawanan penggiat sirkus yang ingin membeli Rupesh sebagai salah satu objek tontonan.
"Mereka menawarkan untuk membayar 300.000 Rupee. Dengan sopan saya menyuruh mereka pergi. Bahwa saya tidak akan pernah menyerahkan anak saya bahkan jika mereka telah menawari 10.000.000 Rupee," terangnya merinci.

Sang ibu, Shanti Devi, menolak membiarkan anaknya dibawa ke sirkus secara keras. Ia merasa tawaran tersebut merupakan tindakan tidak manusiawi.

baca juga

Sayangnya, progeria Hutchinson-Gilford tidak dapat disembuhkan, namun secara ajaib, Rupesh telah menunjukkan bisa hidup panjang hingga sampai usia dua puluh tahunan.

Dokter yang menangani kasus Rupesh Kumar, Dr Yugantar Pandey mengatakan gejala progeria kali pertama terlihat saat Rupesh berusia dua tahun. Otot pasiennya itu, lanjut dia, juga kehilangan kekuatan.

"Seperti dalam kasus progeria lainnya, mata Rupesh telah masuk ke dalam soket dan kulitnya menjadi pucat. Ini adalah masalah genetik yang terjadi karena mutasi gen," ucapnya.

Orangtua Kumar sangat membutuhkan pertolongan dan bahkan telah menulis surat kepada Perdana Menteri India untuk meminta bantuan dan sedang menunggu jawaban. Sementara itu, sebuah organisasi nirlaba lokal, Ashutosh Memorial Trust, membantu memastikan bahwa Rupesh mendapat perawatan medis dan perhatian yang diperlukan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gawat, Bayi Satu Tahun Ini Sudah Aktif Secara Seksual!

Gawat, Bayi Satu Tahun Ini Sudah Aktif Secara Seksual!

Health | Jum'at, 21 April 2017 | 20:24 WIB

Aneh, Bobot Bocah Ini Naik Terus Walau Rajin Triathlon

Aneh, Bobot Bocah Ini Naik Terus Walau Rajin Triathlon

Health | Rabu, 12 April 2017 | 19:15 WIB

Tumbuh Rambut di Sekujur Tubuh, Bayi Ini Disebut Manusia Serigala

Tumbuh Rambut di Sekujur Tubuh, Bayi Ini Disebut Manusia Serigala

Health | Selasa, 04 April 2017 | 10:39 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×