Ini yang Terjadi dalam Tubuh Saat Anda Puasa

Ririn Indriani

Sabtu, 03 Juni 2017 | 06:24 WIB
Ini yang Terjadi dalam Tubuh Saat Anda Puasa
Ilustrasi pasangan muslim sedang berdoa. (Shutterstock)

Suara.com - Umat muslim diwajibkan untuk membatasi makanan, minuman, dan kebiasaan merokok saat sedang berpuasa. Di luar sisi agama, ada beberapa pertanyaan yang timbul tentang puasa, terutama mengenai apakah puasa bermanfaat bagi kesehatan dari segi medis.

Untuk menjawabnya, kita harus mengenal hal-hal apa saja yang terjadi di dalam tubuh selama kita berpuasa. Berikut penjelasan yang dikemukakan oleh dr. Maizan Khairun Nissa, kontributor dari hellosehat.com.

Perubahan gaya hidup selama sebulan penuh ini, baik pola makan, tidur, dan aktivitas fisik sehari-hari, menyebabkan banyak perubahan di tubuh. Mulai dari perubahan fisiologi (berhubungan dengan komposisi tubuh dan fungsi organ), hematologi (berhubungan dengan darah dan cairan), dan biokimia darah (berhubungan dengan elektrolit tubuh). Kita menyebutnya sebagai “fisiologi berpuasa.”

Bagaimana puasa bisa menurunkan berat badan dan kolesterol?
Perubahan yang terjadi di dalam tubuh saat berpuasa akan berbeda-beda, tergantung dari lamanya kita berpuasa. Secara teknis, tubuh baru masuk ke “fase puasa” setelah 8 jam dari makan terakhir, di mana usus selesai menyerap berbagai macam nutrisi dari makanan.

Pada kondisi normal, glukosa tubuh tersimpan di liver dan otot sebagai sumber energi utama. Selama puasa, penyimpanan glukosa inilah yang dibakar pertama untuk memasok energi bagi tubuh, sehingga kita dapat melakukan kegiatan seperti biasa.

Setelah penyimpanan ini habis, lemaklah yang menjadi sumber energi selanjutnya. Meskipun sebenarnya, penyimpanan glukosa di liver tidak dihabiskan penuh, masih ada sisa sebagai cadangan energi jika dibutuhkan sewaktu-waktu dan melakukan fungsi lainnya di dalam liver.

Jika puasa dilakukan berkepanjangan, tubuh terpaksa menggunakan protein sebagai sumber energi. Penggunaan protein sebagai sumber energi adalah tidak sehat.

Hal ini dikarenakan protein yang dipecah berasal dari otot, sehingga otot lama kelamaan menjadi kecil dan lemah. Namun, pada puasa Ramadan, kita hanya berpuasa selama kurang lebih 13-14 jam, tepat di waktu pergantian sumber energi dari glukosa liver ke lemak, sebagai sumber energi kedua.

Puasa Ramadan tidak menyebabkan pemecahan protein, sehingga komposisi otot kita tidak akan berkurang. Penggunaan lemak ini sangat bermanfaat dalam penurunan berat badan sekaligus penurunan kolesterol darah.
Penurunan berat badan menyebabkan kontrol diabetes yang lebih baik dan menurunkan tekanan darah. Sedangkan penurunan kolesterol darah menghindarkan seseorang dari berbagai penyakit metabolik seperti obesitas, penyakit jantung koroner, dan stroke.

Benarkah puasa memicu proses detoksifikasi?
Proses detoksifikasi juga terjadi dalam tubuh saat puasa. Berbagai macam toksin (racun) yang tersimpan dalam lemak terpecah dan dapat dikeluarkan dari tubuh. Setelah beberapa hari berpuasa, ada hormon yang meningkat yaitu endorfin.

Hormon yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan ini menyebabkan perbaikan kewaspadaan, daya kognitif, dan kesehatan mental. Namun, pembatasan asupan cairan bisa menyebabkan tubuh kita kehilangan beberapa elektrolit tubuh.

Sebuah penelitian Attarzadeh Hosseini SR et al (2013) menunjukkan bahwa terdapat penurunan komposisi air dan potasium selama puasa. Namun, pembatasan cairan ini sudah tergantikan oleh fungsi ginjal yang sangat efisien mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga kita tidak jatuh pada keadaan dehidrasi selama menjalankan ibadah puasa.

Yang terjadi pada organ tubuh saat kita berpuasa
Nah, untuk melihat beberapa perubahan fungsi organ selama kita puasa, yuk, kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Mulut
Produksi kelenjar air liur tetap bekerja untuk mencegah mulut jatuh pada kondisi kering. Hal ini untuk menurunkan kemungkinan bau mulut.

Lambung
Produksi asam lambung menurun. Hal ini untuk mencegah terkikisnya dinding lambung oleh asam karena tidak adanya makanan yang digiling, sehingga luka lambung dapat terhindarkan.

Liver
Memecah penyimpanan glukosa sebagai sumber energi pertama.

Kantung empedu
Memekatkan cairan empedu untuk persiapan metabolisme lemak pada saat berbuka.

Pankreas
Dalam keadaan normal, pankreas berfungsi memproduksi insulin, sebuah hormon yang merubah glukosa dari makanan agar dapat disimpan sebagai cadangan energi. Selama puasa, produksi insulin berhenti dan hormon ini memberitahu liver untuk memecah penyimpanan glukosa yang ada pada liver. Produksi digestive juice pun menurun.

Usus kecil
Produksi olahan makanan berhenti, proses penyerapan nutrien berhenti dan hanya terdapat gerakan reguler usus kecil tiap 4 jam.

Usus besar
Penyerapan air dikontrol untuk menjaga keseimbangan cairan.

Agar tetap sehat saat puasa
Asupan makanan dan minuman yang seimbang memegang peranan yang penting selama puasa. Untuk mencegah pemecahan protein otot, asupan makanan kita sebaiknya terdiri dari makanan sumber energi, seperti cukup karbohidrat dan lemak.

Asupan dua zat ini tidak boleh kurang ataupun berlebihan, karena akan mempengaruhi proses fisiologi puasa. Begitu pun asupan cairan, terutama konsumsi air putih. Konsumsi air yang cukup yaitu 2500 ml/24 jam atau setara 8 gelas air/hari membantu ginjal agar tidak bekerja berlebihan.

Dengan memahami perubahan tubuh selama puasa, kita mampu dengan bijak memenuhi kebutuhan tubuh kita. Selamat berpuasa sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Menjaga Berat Badan Selama Bulan Ramadan

Ini Cara Menjaga Berat Badan Selama Bulan Ramadan

Health | Jum'at, 02 Juni 2017 | 21:10 WIB

Tak Sahur Justru Bikin Bobot Melonjak, Kok Bisa?

Tak Sahur Justru Bikin Bobot Melonjak, Kok Bisa?

Health | Kamis, 01 Juni 2017 | 15:33 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×