Minum Pil KB Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran?

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 27 Juni 2017 | 07:59 WIB
Minum Pil KB Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran?

Suara.com - Bila Anda 'kebobolan' hamil saat sedang mengonsumsi pil KB, selain bingung tentu akan muncul perasaan cemas. Bagaimana dengan nasib janin dalam kandungan? Benarkah minum pil KB saat hamil bisa membuat Anda keguguran?

Menjawab kekhawatiran itu, hellosehat.com mengemukakan bahwa pil KB memang tidak boleh digunakan jika sedang mengalami kehamilan. Ini dikarenakan pil KB mengandung hormon.

Selama kehamilan, hormon dalam tubuh perempuan diatur sedemikian rupa agar dapat menjaga janin tetap sehat dan dapat tumbuh dengan baik. Jika minum pil KB saat hamil, maka keseimbangan hormon akan terganggu.

Hal tersebut tentu saja berbahaya untuk perkembangan janin, seperti keguguran, berat badan lahir rendah, atau bahkan dapat menyebabkan bayi lahir prematur.

Jika Anda baru mengetahui Anda positif hamil padahal Anda sedang mengonsumsi pil KB, sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter spesialis kandungan agar dokter dapat memantau jalannya kehamilan Anda secara langsung. Dengan mengunjungi dokter, Anda akan mengetahui apakah si kecil baik-baik saja atau tidak.

Sengaja minum pil KB saat hamil dapat dikatakan sebagai tindakan aborsi. Penggunaan obat-obatan secara sengaja untuk mengugurkan kandungan termasuk dalam tindakan ilegal dan kriminal.

Sama seperti perbuatan kriminal lainnya, aborsi yang disengaja dapat dikenakan sanksi hukum berupa pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal sebesar Rp1 miliar.

Aborsi sendiri tanpa alasan medis darurat seperti kehamilan yang mengancam nyawa ibu atau bayi yang dikandungnya dapat berisiko perdarahan, kerusakan rahim, infeksi akibat aborsi, radang panggul, dan kemandulan atau infertilitas.

Lantas, apakah aman menggunakan KB spiral?
Anda tidak perlu khawatir. Jika Anda hamil saat masih memakai KB spiral, alat kontrasepsi ini tidak akan melukai janin ataupun menyebabkan bayi lahir cacat.

Jadi, tidak ada risiko apa pun pada janin. Sebab, posisi spiral berada di luar kantong kehamilan. Nanti ketika Anda melahirkan, spiral bisa keluar bersama-sama dengan bayi.

Jika spiral mudah diambil, dokter akan mengeluarkan spiral tersebut. Akan tetapi, pengambilan spiral justru dapat berisiko.

Kalau terjadi perdarahan justru akan terjadi keguguran. Itulah mengapa, jika spiralnya memang sulit untuk diambil, dokter akan membiarkannya.

Sama halnya dengan pil atau suntik KB. Bila dokter melihat perkembangan janin baik, kehamilan tetap bisa diteruskan. Jika tidak hal ini akan berisiko keguguran. Hal terpenting setelah mengetahui Anda hamil, penggunaan pil KB atau suntik KB langsung dihentikan.

Jika Anda tetap meneruskan pemakaian pil atau suntik KB karena mengharapkan keguguran. Belum tentu hal ini akan terjadi, risikonya justru bisa menyebabkan kecacatan janin.

Tapi awas, penggunaan KB spiral berisiko kehamilan ektopik. Anda perlu mewaspadai risiko kehamilan ektopik dari penggunaan KB spiral.

Bila Ibu merasakan nyeri hebat di perut bagian bawah atau perdarahan menstruasi yang lebih banyak atau lebih lama dari biasanya saat masih menggunakan alat kontrasepsi, segera kunjungi dokter kandungan.

Pasalnya, ini bisa merupakan gejala kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan. Jika ada hambatan atau infeksi di saluran telur, perjalanan sel telur yang sudah dibuahi menuju rahim akan terganggu. Akibatnya, hasil konsepsi bisa berkembang di saluran telur atau di luar rahim.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyakit Ini Incar Perempuan Perokok yang Konsumsi Pil KB

Penyakit Ini Incar Perempuan Perokok yang Konsumsi Pil KB

Health | Kamis, 22 September 2016 | 07:37 WIB

Pil KB Bisa Mempengaruhi Berat Badan?

Pil KB Bisa Mempengaruhi Berat Badan?

Health | Selasa, 02 Agustus 2016 | 14:16 WIB

Perempuan dengan Kondisi Ini Disarankan Tak Gunakan Pil KB

Perempuan dengan Kondisi Ini Disarankan Tak Gunakan Pil KB

Lifestyle | Jum'at, 27 Mei 2016 | 12:31 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB