Studi: Teh dan Red Wine Bisa Mencegah Flu

Ririn Indriani, Risna Halidi

Senin, 14 Agustus 2017 | 16:01 WIB
Studi: Teh dan Red Wine Bisa Mencegah Flu
Ilustrasi minum teh. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Science ditemukan bahwa minum teh dan anggur merah (red wine) dapat membantu seseorang tercegah dari penyakit influenza. Ini dikarenakan senyawa yang ditemukan dalam dua minuman tersebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Periset dari Universitas Washington di AS menemukan bahwa mikroba tertentu dalam usus dapat mencegah infeksi flu berat pada tikus dengan cara memecah senyawa alami yang disebut flavonoid.

Strategi ini ternyata efektif dalam mencegah kerusakan parah akibat flu saat interaksi terjadi sebelum akhirnya terinfeksi virus influenza, kata periset.

Mikroba yang hidup di dalam usus tidak hanya mencerna makanan, mereka juga memiliki efek luas pada sistem kekebalan tubuh. "Selama bertahun-tahun, flavonoid dianggap memiliki sifat pelindung yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi," kata Ashley Steed, dari Rumah Sakit Anak-anak St. Louis, AS dilansir Zeenews.

Flavonoid, lanjut dia, biasa terbentuk pada makanan. Jadi, implikasi penting dari penelitian tersebut adalah flavonoid mungkin bekerja dengan mikroba usus untuk melindungi kita dari flu dan infeksi virus lainnya.

Flavonoid biasanya ditemukan dalam teh hitam, anggur merah dan blueberry. Studi sebelumnya menemukan bahwa mikrobioma usus penting dalam melindungi infeksi influenza yang parah.

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba usus apa yang mungkin menyediakan perlindungan tersebut. Namun, kata periset, tidak hanya membutuhkan makanan yang kaya flavonoid, hasil studi juga menunjukkan bahwa manusia memerlukan mikroba yang tepat dalam usus agar flavonoid dapat mengendalikan respons kekebalan tubuh.

"Kami dapat mengidentifikasi setidaknya satu jenis bakteri yang menggunakan senyawa diet ini untuk meningkatkan interferon, sebuah molekul sinyal yang membantu respon kekebalan tubuh," kata Thaddeus Stappenbeck, dari University of Washington.

"Ini mencegah kerusakan paru yang terkait influenza pada tikus. Kerusakan seperti ini sering menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia pada manusia," tambah Stappenbeck.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersin Sambil Membuka Mata Bisa Bikin Bola Mata Copot?

Bersin Sambil Membuka Mata Bisa Bikin Bola Mata Copot?

Tekno | Jum'at, 23 Desember 2016 | 21:41 WIB

Cara Enak Redakan Flu

Cara Enak Redakan Flu

Health | Minggu, 21 Agustus 2016 | 19:17 WIB

Terkini

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Apresiasi Peraih Perak Youth Olympic Games 2026

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Apresiasi Peraih Perak Youth Olympic Games 2026

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:46 WIB

SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam

SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:45 WIB

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:45 WIB

Mengapa Kerusakan Hutan Ancam Keberlangsungan Ritual Adat Masyarakat Sihaporas?

Mengapa Kerusakan Hutan Ancam Keberlangsungan Ritual Adat Masyarakat Sihaporas?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:44 WIB

Keberadaan Teddy Indra Wijaya Dicari-cari Publik Usai Skandal Penyadapan Prabowo

Keberadaan Teddy Indra Wijaya Dicari-cari Publik Usai Skandal Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:44 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Dihujat? Ini Kronologi Kontroversi hingga Boikot Berbagai Acara

Kenapa Raffi Ahmad Dihujat? Ini Kronologi Kontroversi hingga Boikot Berbagai Acara

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:40 WIB

×