Pasang Gigi Palsu di Tukang Gigi, Bisa Kena Migrain Sampai Kanker

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 06 September 2017 | 15:39 WIB
Pasang Gigi Palsu di Tukang Gigi, Bisa Kena Migrain Sampai Kanker
Ilustrasi memasang gigi palsu. [Shutterstock]

Suara.com - Masih banyak masyarakat yang mempercayakan pemasangan gigi tiruan atau palsu di tukang gigi abal-abal. Padahal, seperti disampaikan drg Rifqie Al Haris, salah satu admin dari akun Instagram @korbantukanggigi, ada banyak risiko yang bisa dialami orang yang melakukan perawatan gigi di tukang gigi.

Sebenarnya, kata dia, tukang gigi memang diizinkan membuat gigi tiruan lepasan berbahan akrilik yang sesuai dengan kaidah kesehatan. Sayangnya, banyak tukang gigi yang memberikan tindakan perawatan yang seharusnya ditangani oleh dokter gigi.

"Biasanya kalau di tukang gigi itu gigi tiruan justru dipasang permanen dan nggak bisa lepas. Risikonya jelas itu kalau setahun dua tahun menempel jadinya nggak bisa disikat, gigi asli bisa keropos dan untuk gigit jadi susah kalau masangnnya ganjel," kata drg Rifqie kepada Suara.com, Selasa (6/9/2017).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, dampak pemasangan gigi tiruan yang tidak sesuai kaidah kesehatan dapat berupa gangguan pada sendi dan otot pengunyahan, migrain, hingga kanker.

"Kasus terparah kanker karena pasang gigi tiruan di tukang gigi. Perlukaan karena radang kronis akibat perlengketan gigi palsu yang tidak ditangani sehingga memicu kanker. Itu sampai ibu-ibu lubang di bagian rahang," imbuhnya.

Ada pula kasus lain yang menimpa korban tukang gigi seperti munculnya tumor usai memasang kawat gigi, peradangan gusi hingga kematian tulang rahang usai melakukan tindakan veneer di tukang gigi.

Dia pun mengimbau masyarakat tak tergiur dengan harga murah dan testimoni dari pengguna jasa tukang gigi. Pastikan Anda mendapatkan penanganan atas keluhan yang Anda alami dari dokter gigi yang terpercaya.

"Pertama cari info yang benar, jangan cuma ngandalin google doang. Cari tahu juga risiko yang mungkin terjadi ketika melakukan perawatan di tukang gigi karena mereka nggak punya dasar medis," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Pilih Camilan Bisa Rusak Kesehatan Gigi

Salah Pilih Camilan Bisa Rusak Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 05 September 2017 | 16:46 WIB

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi

Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:06 WIB

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:11 WIB

Persatuan Dokter Gigi Indonesia Selenggarakan Seminar Ilmiah I

Persatuan Dokter Gigi Indonesia Selenggarakan Seminar Ilmiah I

Press Release | Selasa, 15 Agustus 2017 | 13:29 WIB

Terkini

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

×