Ditemukan Cara Perbaiki Gangguan Pendengaran Anak Pengidap Kanker

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 15 September 2017 | 12:56 WIB
Ditemukan Cara Perbaiki Gangguan Pendengaran Anak Pengidap Kanker
Ilustrasi kesehatan pendengaran atau telinga anak. (Shutterstock)

Suara.com - Kini periset tengah mengembangkan metode pengiriman magnetik terbaru yang dipercaya dapat mencegah hingga 50 persen masalah kehilangan pendengaran yang terjadi pada anak-anak akibat proses pengobatan kemoterapi yang digunakan.

Misalnya cisplatin yang biasanya digunakan untuk mengobati kanker pada masa kanak-kanak, tapi ternyata memiliki efek samping dan menyebabkan gangguan pendengaran frekuensi tinggi hingga parah dan permanen pada sembilan dari 10 anak yang mengikuti pengobatan tersebut.

Sebelumnya, steroid yang biasanya digunakan untuk mengurangi gangguan pendengaran akibat cisplatin, ternyata juga dapat mengurangi keefektifan dan kemampuan cisplatin untuk membunuh sel kanker pada tubuh anak.

Ini berarti peneliti harus segera mencari alternatif lain yang tidak memberikan masalah satu sama lain dan  menghindari efek samping tambahan.Hingga akhirnya peneliti menggunakan medan magnet untuk mendorong nanopartikel besi yang terlipat ke dalam koklea atau telinga bagian dalam dan mengurangi gangguan pendengaran pada tikus yang diberi obat kemoterapi cisplatin dan berhasil memperbaiki pendengaran hingga 50 persen.

"Ini adalah berita bagus bahwa kemajuan sedang dibuat untuk menemukan cara baru untuk melindungi pendengaran anak-anak setelah perawatan kanker dengan cisplatin yang menyebabkan sel rambut sensorik di koklea yang mendeteksi suara mati dan dapat membuat penderita kanker yang telah mengalami pengalaman traumatis, tertekan dan terisolasi, " kata Ralph Holme, Direktur Riset Aksi Gangguan Pendengaran, sebuah badan amal yang berbasis di Inggris, dilanisr Zeenews.

Pendekatan yang dipublikasikan dalam Frontiers in Cellular Neuroscience ini secara signifikan lebih efisien daripada suntikan intra-timpani normal dan dapat digunakan untuk mengantarkan obat apapun ke telinga dan juga digunakan untuk mengantarkan obat ke mata atau bahkan ke dalam kulit.

Peneliti berharap bahwa pendekatan baru ini juga dapat digunakan untuk memberikan berbagai perawatan gen, gen dan stem cell berbasis obat untuk mengobati berbagai jenis gangguan pendengaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan Temukan Cara Hidupkan Orang Mati?

Ilmuwan Temukan Cara Hidupkan Orang Mati?

Tekno | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 18:19 WIB

Peneliti Ciptakan Cara Cari Resep Makanan Hanya dari Foto

Peneliti Ciptakan Cara Cari Resep Makanan Hanya dari Foto

Tekno | Senin, 24 Juli 2017 | 14:14 WIB

Implan Koklea, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan

Implan Koklea, Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan

Health | Rabu, 25 Januari 2017 | 14:56 WIB

Awas! Toksoplasma Ternyata Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Awas! Toksoplasma Ternyata Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Health | Selasa, 24 Januari 2017 | 17:48 WIB

Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Begini Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Health | Minggu, 01 Januari 2017 | 13:28 WIB

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:16 WIB

Terkini

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB