Banyak Makan Bisa Turunkan Berat Badan?

Madinah, Dinda Rachmawati

Minggu, 12 November 2017 | 19:06 WIB
Banyak Makan Bisa Turunkan Berat Badan?
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

Suara.com - Demi menguruskan badan, seseorang selalu berpikir mengurangi makanan. Malah, ada yang mencoba tidak makan. Sebenarnya, tidak sesederhana itu.

Menurut pemerhati kebugaran Nessa Sphere, terkadang kita butuh makan banyak untuk menurunkan berat badan.

"Makanan adalah temanmu, bukan musuhmu," kata Nessa yang juga seorang selebgram berbasis di Luksemburg.

"Sebagian besar dari kita, ketika datang untuk makan sehat, berpikir tentang semangkuk salad dengan ayam panggang. tapi itu cukup untuk mencapai tujuan Anda? pasti tidak," tulis dia dalam sebuah postingan di Instagram.

Untuk kebanyakan orang, lanjut Nessa, salah satu alasan terbesar mereka tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan karena tidak makan dengan cukup.

Dia juga menjelaskan, banyak orang yang memulai rezim kebugaran dengan melakukan cardio dan secara drastis memotong kalori untuk hasil yang cepat. Tapi, ini justru lebih berbahaya.

"Ketika Anda tidak makan dengan cukup, (tubuh Anda) mengalami semacam kepanikan dan (tubuh) Anda dapat berubah ke mode kelaparan. Metabolisme Anda melambat karena itu Anda tidak tahu kapan dan dimana putaran kalori berikutnya berasal," jelas dia lagi.

Tubuh kemudian berhenti pembakaran lemak, dan saat produktivitas tinggi berlangsung, ini membuat tubuh memotong kalori lebih banyak lagi.

"Ada banyak tindakan fisik dalam tubuh Anda yang bekerja, ketika Anda tidak makan cukup kalori dan juga menyebabkan masalah mental. Kurang makan biasanya membuat Anda merasa frustrasi, lapar, Anda hilang motivasi dan mudah menyerah," kata dia.

baca juga

Nessa berhasil mengubah tubuhnya, tapi dia mengatakan bahwa dirinya mulai melihat hasil pertamanya saat mengubah rutinitas makannya menjadi lima sampai enam makanan seimbang setiap hari, asupan kalori 2.000 sampai 2.200 dan persiapan makan.

Dia juga berolahraga lima kali seminggu, melakukan latihan bobot dan cardio.

"Saya mengaktifkan metabolisme saya, saya terus maju, saya terlihat lebih kurus meski berat badan saya bertambah, saya kuat dan saya merasa hebat. Tubuh saya tahu makanan sehat setiap tiga jam dan tidak perlu menghemat energi," kata dia.

Membangun otot, menurunkan berat badan atau body recomposition adalah proses yang membutuhkan kesabaran. Butuh waktu dan konsistensi untuk membuatnya bekerja.

"Jangan melewatkan makanan, buatlah makanan sebagai teman Anda, bukan musuh Anda dan ingat, makan lebih banyak adalah kunci untuk kehilangan lemak dan berat badan lebih banyak dan terlihat lebih baik," tutup Nessa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kandungan Gula Segelas Minuman Ini Setara Tujuh Donat

Kandungan Gula Segelas Minuman Ini Setara Tujuh Donat

Health | Sabtu, 11 November 2017 | 14:18 WIB

Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur

Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur

Health | Sabtu, 11 November 2017 | 08:53 WIB

Ingin Menjaga Kesehatan Pencernaan? Yuk Makan Kenari!

Ingin Menjaga Kesehatan Pencernaan? Yuk Makan Kenari!

Health | Jum'at, 10 November 2017 | 14:29 WIB

Rutin Makan Makanan Cepat Saji, Perempuan Ini Tetap Langsing

Rutin Makan Makanan Cepat Saji, Perempuan Ini Tetap Langsing

Health | Jum'at, 10 November 2017 | 13:13 WIB

Kebanyakan Makan Telur, Awas Kolesterol Naik!

Kebanyakan Makan Telur, Awas Kolesterol Naik!

Health | Rabu, 08 November 2017 | 09:10 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Health | Senin, 06 November 2017 | 07:42 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB