Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur

Ririn Indriani

Sabtu, 11 November 2017 | 08:53 WIB
Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur
Ilustrasi lelaki makan daging merah. (Shutterstock)

Suara.com - Kandungan protein tinggi dalam daging merah dapat membantu membangun dan mempertahankan kekuatan otot tubuh. Laki-laki pun memang membutuhkan lebih banyak asupan protein daripada perempuan.

Oleh karena itu wajar saja banyak lelaki yang rutin mengonsumsi daging merah. Namun Anda mungkin harus mulai membatasi porsi makan daging kalau sedang berencana punya keturunan.

Mengapa? Karena banyak penelitian yang menyebutkan bahwa pola makan buruk yang ditandai dengan kebanyakan makan daging merah. Entah itu daging sapi, daging kambing, maupun babi. Ini bisa menjadi salah satu faktor risiko utama yang bikin lelaki tidak subur. Kok bisa?

Lantas, apa hubungannya makan daging bikin lelaki tidak subur? Berikut ulasan lengkap dari Hello Sehat.

Sebuah penelitian gabungan antara Harvard Medical School dan Massachusetts General Hospital menemukan bahwa kelompok lelaki yang terlalu banyak makan daging merah dan daging olahan (sosis, bacon, kornet, dan lainnya) dilaporkan mengalami penurunan kesuburan hingga 65 persen, jika dibandingkan dengan kesuburan kelompok lelaki pemakan daging unggas (misal daging ayam atau kalkun) yang hanya menurun sekitar 78 persen.

Penelitian ini melibatkan 141 lelaki dewasa yang sedang menjalani program bayi tabung (IVF ataupun ICSI).

Pola makan seperti ini merupakan faktor risiko untuk obesitas yang dapat mengurangi kualitas sperma, baik dalam segi jumlah, bentuk, dan kemampuannya untuk berenang ke arah sel telur. Jika ada satu saja kelainan sperma dari ketiga faktor tersebut, maka semakin tinggi risiko lelaki tidak subur atau bahkan mungkin mandul.

Bukti ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilansir dari Very Well. Riset ini menemukan bahwa para lelaki yang memiliki berat badan berlebih hampir dua kali berisiko untuk memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dan pergerakan sperma (menuju sel telur) yang lebih buruk.

Namun, kesuburan lelaki tidak hanya dilihat dari banyak porsi daging merah yang dimakannya. Selain pola makan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol yang berisiko tinggi obesitas, ada banyak hal lain yang bisa menurunkan kesuburan lelaki.

Misalnya konsumsi alkohol, merokok, dan kebiasaan begadang. Alkohol menyebabkan kadar hormon testosteron berkurang dalam darah.

Padahal hormon testosteron berperan penting dalam reproduksi, seperti untuk mencapai ereksi penis dan meningkatkan gairah seksual.

Alkohol juga memengaruhi fungsi dari sel dalam testis yang berperan dalam pematangan sperma. Sementara itu, zat-zat beracun dari rokok dapat menyebabkan berbagai masalah pada kualitas air mani dan mengganggu keseimbangan hormon sehingga menurunkan tingkat kesuburan Anda.

Gaya Hidup Sehat, Kunci Menjaga Kesuburan Lelaki
Pasangan suami istri bisa dibilang tidak subur jika telah mencoba untuk punya anak selama lebih dari satu tahun. Setidaknya 35-40 persen dari total kasus pasangan yang sulit punya anak disebabkan oleh pihak lelaki yang tidak subur, karena kualitas sperma buruk.

Menjalani gaya hidup sehat adalah jalan keluar utama dari masalah kesuburan. Kurangi konsumsi daging merah dan daging olahan, berhenti merokok, tidak minum alkohol, lebih rajin olahraga, dan turunkan berat badan adalah beberapa prinsip hidup sehat yang dapat meningkatkan kesuburan lelaki.

Para ahli sekarang juga mendorong masyarakat untuk mengonsumsi lebih banyak buah-buahan dan biji-bijian untuk meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan.

Pada intinya, Anda diharuskan untuk memiliki gaya hidup yang sehat serta mengurangi hal-hal yang berdampak buruk bagi kesehatan, sehingga Anda dan pasangan berada dalam kondisi yang paling sehat dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi untuk dapat memperoleh keturunan.

Namun jika Anda dan pasangan masih mengalami kesulitan untuk punya anak bahkan setelah semua kebiasaan sehat ini dilakukan, ada baiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendiskusikan kemungkinan menjalani bayi tabung atau adopsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Nutrisi: Makan Daging Cukup Selebar Telapak tangan

Ahli Nutrisi: Makan Daging Cukup Selebar Telapak tangan

Health | Jum'at, 01 September 2017 | 10:04 WIB

Makanan Ini Dicap Buruk Tapi Ternyata Baik bagi Kesehatan

Makanan Ini Dicap Buruk Tapi Ternyata Baik bagi Kesehatan

Health | Rabu, 10 Agustus 2016 | 19:21 WIB

Gemar Makan Steak dan Burger, Ini Bahaya yang Mengintai

Gemar Makan Steak dan Burger, Ini Bahaya yang Mengintai

Health | Selasa, 05 Juli 2016 | 13:47 WIB

Ini Saatnya Menggeser Daging Merah dari Meja Makan?

Ini Saatnya Menggeser Daging Merah dari Meja Makan?

Lifestyle | Jum'at, 27 November 2015 | 13:05 WIB

Ini Penjelasan Mengapa Daging Merah Memicu Kanker

Ini Penjelasan Mengapa Daging Merah Memicu Kanker

Health | Selasa, 30 Desember 2014 | 15:34 WIB

Makan Daging Merah Kurangi Risiko Penyakit Jantung?

Makan Daging Merah Kurangi Risiko Penyakit Jantung?

Health | Senin, 21 Juli 2014 | 17:25 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×