Ini yang Terjadi Bila Minum Alkohol dan Obat Tidur Bersamaan

Ririn Indriani

Selasa, 02 Januari 2018 | 09:14 WIB
Ini yang Terjadi Bila Minum Alkohol dan Obat Tidur Bersamaan
Ilustrasi alkohol dan obat tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Melatonin merupakan salah satu bahan yang terkandung di dalam obat tidur yang sering digunakan pada orang yang insomnia.

Sebetulnya, melatonin sendiri sudah diproduksi secara alami dalam tubuh manusia. Fungsi dari melatonin ini adalah sebagai hormon yang mengendalikan pola tidur atau rasa kantuk di tubuh.

Perlu diketahui juga, seiring bertambahnya usia, tubuh kita menghasilkan lebih sedikit hormon melatonin. Jika sudah demikian, banyak orang yang menggunakan obat melatonin untuk melengkapi kurangnya rasa kantuk dan meningkatkan kualitas tidur.

Namun, jika Anda sesekali mengonsumsi minuman beralkohol, pastikan Anda tidak menenggak obat tidur yang mengandung melatonin secara bersamaan. Kenapa? Karena alkohol dan obat tidur, kata dokter dan para ahli kesehatan, termasuk dalam kategori obat penenang. Bila keduanya dikonsumsi bersamaan maka bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

Tak hanya itu, kata para ahli, mengonsumsi melatonin dan alkohol juga bisa meningkatkan efek samping negatif untuk tubuh, terutama sakit kepala dan kantuk berlebih.

Meskipun alkohol adalah obat penenang yang bisa membuat Anda merasa mengantuk setelah minum beberapa kali, minuman ini juga bisa mengurangi jumlah hormon melatonin alami yang diciptakan tubuh. Pada gilirannya malah akan mengganggu siklus tidur Anda.

Minum Alkohol dan Obat Tidur Bersamaan, Ini yang Bisa Terjadi
Efek lain yang bisa muncul bila Anda minum alkohol dan obat tidur bersamaan adalah dapat menyebabkan beberapa otot di sekitar aliran udara Anda bekerja secara berbeda dan memengaruhi cara kerja kerja sistem pernapasan Anda. Hal ini bisa membuat sulit tidur jika Anda memiliki masalah pernapasan, seperti sleep apnea.

Hello Sehat juga merangkum beberapa efek samping lainnya yang bisa mengganggu atau berpotensi berbahaya bagi kesehatan bila mengonsumsi alkohol dan obat tidur secara bersamaan.

1. Kantuk Berlebihan
Kantuk berlebihan bisa membuat lebih sulit bagi Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti mengemudi atau fokus pada tugas-tugas tertentu.

2. Pusing dan Kecemasan Meningkat
Pusing dan kecemasan yang meningkat bisa membuat Anda mudah tersinggung atau tekanan darah meningkat

3. Tubuh Bagian Atas Mudah Berkeringat
Wajah dan bagian tubuh atas seperti dada dan leher jadi berkeringat.

4. Gangguan Lain
Keluhan atau gangguan lain yang bisa muncul akibat mengonsumsi lakohol dan obat tidur secara bersamaan seperti bengkak di pergelangan tangan atau kaki, detak jantung pun jadi tidak normal, kedinginan atau menggigil tanpa sebab, sulit bernapas bahkan bisa pingsan.
  

Cara Aman Konsumsi Obat Tidur
Lalu, bagaimana cara menggunakan obat tidur yang benar dan tidak membahayakan tubuh? Pemakaian obat tidur dan alkohol secara bersamaaan sangat tidak disarankan.

Penggunaan obat tidur melatonin harus dilakukan terpisah dengan obat-obatan lainnya. Ada baiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai seberapa banyak dosis obat melatonin yang sesuai untuk membantu masalah tidur Anda.

Umumnya, dosis disesuaikan tergantung pada masalah kesehatan, usia, dan sudah berapa lama Anda memakai melatonin untuk masalah tidur.

Dosis yang digunakan untuk membantu Anda tidur biasanya antara 0,1 mg dan 5 mg. Sulit untuk menentukan dosis yang tepat untuk setiap orang. Ini dikarenakan melatonin tidak diatur oleh Food and Drug Administration (FDA), atau lembaga seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dosis juga bisa berbeda-beda menurut merek obat melatonin yang Anda pilih. Untuk amannya, berikut adalah beberapa panduan pemakaiann umum untuk mengonsumsi obatmelatonin:
1. Gunakan obat melatonin sebanyak 1 pil sekitar 30 menit hingga 1 jam sebelum jadwal tidur Anda.
2. Ada berbagai cara untuk mengonsumsi melatonin. Tablet adalah jenis yang paling banyak tersedia di toko. Melatonin juga biasanya telah ditambahkan ke beberapa produk makanan dan minuman. Tapi mengonsumsi, pil/tablet adalah cara teraman dan paling efektif untuk mengonsumsi melatonin.
3. Setelah mengonsumsi suplemen melatonin, hindari aktivitas yang mengekspos Anda ke cahaya atau lampu warna biru. Kegiatan ini termasuk menonton televisi atau menggunakan handphone, laptop, atau perangkat elektronik visual lainnya. Jenis cahaya ini bisa menyebabkan tubuh Anda menghasilkan lebih sedikit melatonin, sehingga obat melatonin tambahan menjadi tidak terlalu efektif khasiatnya untuk tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makanan Ini Bikin Anda Semakin Lapar

Makanan Ini Bikin Anda Semakin Lapar

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 08:38 WIB

Waspada, Minum Alkohol Sebabkan Masalah pada Kulit

Waspada, Minum Alkohol Sebabkan Masalah pada Kulit

Health | Selasa, 05 Desember 2017 | 15:00 WIB

Segelas Red Wine Bisa Bikin Tubuh Rileks, Ini Bukti Ilmiahnya

Segelas Red Wine Bisa Bikin Tubuh Rileks, Ini Bukti Ilmiahnya

Lifestyle | Kamis, 23 November 2017 | 11:25 WIB

Terkini

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

×