Mainan Edukatif, Buat Anak Siap Hadapi Hal Baru dalam Hidupnya

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 16 Februari 2018 | 14:22 WIB
Mainan Edukatif, Buat Anak Siap Hadapi Hal Baru dalam Hidupnya
Mainan edukatif. (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Melalui mainan edukatif, orangtua bisa mempersiapkan anak untuk menghadapi hal-hal baru di luar rumah, seperti saat pertama kali masuk sekolah, sehingga mereka bisa mengatasi kecenderungan rasa bosan terhadap suatu hal dan tidak takut akan hal-hal baru.

"Hal yang kerap terjadi saat persiapan anak masuk ke sekolah, biasanya anak merasa takut untuk mencoba hal baru, sulit untuk bersosialisasi dengan teman baru, ataupun kurang peka dengan lingkungan sekitarnya. Anak jadi bosanan juga," ujar Noella (Ui) Birowo, M.Sc, pendiri dari Tiga Generasi dan Penulis Buku Anti Panik, dalam acara peluncuran seri mainan terbaru bertajuk “Little Senses” oleh Early Learning Center (ELC) di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Faktor kebiasaan ini, kata dia sebenarnya muncul dari pola asuh orangtua di rumah. Maka dari itu dibutuhkan aspek pendukung untuk anak mengembangkan kemampuan sensorik, motorik, dan sosialnya sejak kecil. Noella juga menambahkan, pendampingan orangtua sangat penting di setiap momen bermain anak, agar anak dapat lebih mengeksplorasi fungsi mainan tersebut.

"Konsep tumbuh kembang anak melalui permainan menjadi solusi bagi orang tua dalam mengembangkan panca indera anak sejak dini. Melalui permainan, anak akan dirangsang untuk mengeksplorasi dan mempelajari hal-hal baru," jelasnya.

Orangtua dapat memberi jenis mainan yang sesuai dengan jenis kegiatan, usia, dan kemampuan anak untuk mendapatkan hasil yang optimal hingga tahap krusial perkembangan anak yang dimulai sejak anak berusia nol, yakni sejak fase pertama ia dilahirkan.

Misalnya, saat usia nol, kata dia, ini adalah fase anak memulai indera penglihatan dan sentuhan. Memasuki usia 3 bulan, anak sudah mampu mengontrol gerakan tangan dan kakinya serta senang mengeksplor hal-hal yang ada disekitarnya.

Mainan edukatif. (suara.com/Dinda Rachmawati)

Di usia 6 bulan, anak mulai bisa duduk atau bahkan merangkak. Memasuki usia 9 dan 12 bulan, anak memasuki tahap perkembangan yang sangat aktif dan pada usia 18 bulan hingga seterusnya, anak mulai berimajinasi dan mengeksplorasi hal-hal baru.

Seri mainan Little Senses oleh ELC, kata Bayu Wijanarko, ELC Toys Expert, terdiri dari Sensory High Chair Toy, Sensory Activity Table, Sensory Stacking Rings, dan Sensory Shape Sorter. Sebagai contoh, Sensory Activity Table dilengkapi lampu berwarna berkelap kelip dan suara menarik yang merangsang keingintahuan anak untuk mencoba berbagai variasi memasukkan bola, memijat, menarik, mencari bola yang dimasukkan.

"Ini memberi variasi cara bermain yang dapat meningkatkan pengalaman dan pengetahuan anak mengenai konsep 'sebab akibat' dan juga daya ingat dan konsentrasi anak," tutup Bayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mainan Bekas Mengandung Racun dan Berbahaya Buat Anak

Mainan Bekas Mengandung Racun dan Berbahaya Buat Anak

Health | Sabtu, 03 Februari 2018 | 13:14 WIB

Bukan Gimbot Lagi, Abang Mainan Depan SD Tawarkan Alat Canggih

Bukan Gimbot Lagi, Abang Mainan Depan SD Tawarkan Alat Canggih

Tekno | Selasa, 30 Januari 2018 | 10:44 WIB

Studi: Terlalu Banyak Mainan, Anak Akan Kurang Kreatif

Studi: Terlalu Banyak Mainan, Anak Akan Kurang Kreatif

Health | Jum'at, 08 Desember 2017 | 19:49 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB