Studi: Hubungan dengan Saudara Kandung Tentukan Kepribadian Anak

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 21 Februari 2018 | 14:08 WIB
Studi: Hubungan dengan Saudara Kandung Tentukan Kepribadian Anak

Suara.com - Meski hubungan antar saudara sering diwarnai dengan pertengkaran, bersaing untuk segala hal mulai dari mainan hingga perhatian, tapi tumbuh bersama adik atau kakak sebenarnya dapat memainkan peran penting dalam perkembangan seorang anak.

Penelitian baru dari Universitas Calgary, Université Laval, Universitas Tel Aviv, dan Universitas Toronto, menemukan bahwa anak-anak yang memiliki saudara yang baik, hangat, dan mendukung, akan tumbuh menjadi anak yang berempati dibandingkan anak yang saudaranya tidak memiliki kepribadian tersebut.

Para peneliti juga menemukan bahwa baik kakak maupun adik sama-sama secara positif memberi pengaruh terhadap sifat empatik ini.

"Temuan kami menekankan pentingnya mempertimbangkan bagaimana semua anggota keluarga, bukan hanya orang tua dan saudara yang lebih tua, berkontribusi pada perkembangan anak-anak," kata Sheri Madigan, asisten profesor psikologi di University of Calgary, yang turut menulis penelitian ini.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Child Development, mempelajari 452 pasang saudara di Kanada, yang berusia antara 18 bulan hingga empat tahun beserta ibunya untuk jangka waktu 18 bulan.

Para peneliti merekam interaksi di rumah masing-masing, lalu para ibu diminta mengisi kuesioner untuk melengkapi pengamatan peneliti. Empati anak diukur dengan mengamati respons perilaku dan wajah masing-masing terhadap seorang peneliti dewasa yang berpura-pura terluka, misalnya, memecahkan benda yang disayangi, lutut terantuk, atau jari terjepit.

"Meskipun diasumsikan bahwa kakak dan orang tua memberi pengaruh utama pada perkembangan anak yang lebih kecil (tapi, tidak sebaliknya), kami menemukan bahwa baik kakak maupun adik sebenarnya sama-sama memberi kontribusi positif terhadap perkembangan empati masing-masing anak," jelas Marc Jambon, peneliti pasca-doktoral di University of Toronto.

“Temuan ini tetap sama, bahkan setelah mempertimbangkan tingkat empati awal masing-masing anak dan faktor-faktor yang dimiliki bersama di tingkat keluarga; antara lain praktik pengasuhan atau status sosial ekonomi keluarga." tambah Marc.

Selanjutnya, para peneliti juga memeriksa apakah pengembangan empati dapat berbeda akibat perbedaan usia dan jenis kelamin. Ditemukan bahwa efeknya tetap sama untuk semua anak dalam penelitian ini, dengan satu perkecualian bahwa adik lelaki lebih sedikit berkontribusi terhadap perubahan signifikan pada munculnya sifat empati saudara perempuan mereka.

baca juga

Pengaruh kakak laki-laki dan perempuan juga lebih kuat dalam keluarga, dengan perbedaan usia antar saudara kandung lebih besar. Ini menunjukkan bahwa para kakak adalah guru dan model peran yang lebih efektif bagi para adik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tahu Apa Kelebihan Anak Tengah? Baca Ini!

Ingin Tahu Apa Kelebihan Anak Tengah? Baca Ini!

Health | Senin, 25 September 2017 | 19:15 WIB

Keheningan Bantu Perkembangan Otak Anak

Keheningan Bantu Perkembangan Otak Anak

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 07:45 WIB

Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini

Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini

Health | Selasa, 21 Februari 2017 | 17:10 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×