Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini

Yazir Farouk, Firsta Nodia

Selasa, 21 Februari 2017 | 17:10 WIB
Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini
Ilustrasi anak-anak sedang meneliti [shutterstock]

Suara.com - Jumlah peneliti di Indonesia masih sangat sedikit dibanding dengan jumlah penduduknya secara keseluruhan. Padahal menjadi peneliti memiliki banyak keuntungan, salah satunya memberi solusi bagi permasalahan yang ada di sekitar.

Nah, untuk menumbuhkan semangat meneliti pada anak-anak, orangtua bisa mengarahkan pada permasalahan yang terjadi di sekitar. Disampaikan Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, M.A selaku pakar psikologi pendidikan dan sekolah, menjadi seorang peneliti bisa dimulai dengan mencari solusi dari masalah yang ditemui sehari-hari.

"Anak-anak diharapkan peduli terhadap lingkungan sekitar. Lalu melihat ada masalah apa, sehingga terpacu mengeluarkan ide kreatif untuk mencari solusinya. Seringkali kita melihat yang jauh padahal banyak masalah yang terjadi di sekitar kita dan dibutuhkan masalahnya," kata Mutia pada temu media 'Kalbe Junior Scientist Award 2017' di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Pada kesempatan yang sama, Dr. Nurul Taufiqu Rohman, B.Eng, M.Eng selaku peneliti dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) mencontohkan salah satu masalah yang dihadapi anak-anak sekolah, yakni membawa tas ransel yang begitu berat.

Hal ini tentu saja dapat merusak postur tubuh anak menjadi bungkuk dan menyebabkan masalah lainnya. Persoalan ini, kata dia, bisa dijadikan ide penelitian dengan inovasi tas ransel yang disesuaikan dengan tinggi badan anak sekolah.

"Sehingga kalau diaplikasikan ini impactnya bisa luar biasa dalam ilmu pengetahuan dan dunia. Jadi ide bisa datang dari mana saja yang menjadi masalah kita sehari-hari," katanya.

Untuk berkontribusi menelurkan peneliti-peneliti muda di Indonesia, Kalbe Farma kembali meluncurkan kompetisi Kalbe Junior Scientist Award 2017. Kompetisi ini ditujukan bagi anak-anak kelas 4 SD hingga 1 SMP dengan rentang usia 9-14 tahun untuk mengembangkan dan merangsang kreativitas mereka dalam menemukan solusi dari permasalahan sehari-hari.

"Tahun 2016 program ini diikuti oleh 917 karya dari 358 sekolah di 22 provinsi di Indonesia. Kami menargetkan tahun ini bisa lebih banyak lagi karena jumlah karya yang masuk dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," ujar Herda Pradsmadji selaku Kepala Komunikasi Perusahaan & CSR PT Kalbe Farma Tbk.

Pendaftaran peserta program KJSA, tambah Herda, dimulai sejak 21 Februari 2017 hingga 31 Juli 2017 melalui situs www.kalbe-kjsa.com. Setiap kelompok terdiri dari dua siswa yang boleh mengajukan beberapa karya sains sekaligus. 18 Finalis terpilih akan dibimbing di Jakarta pada September mendatang dan mempresentasikan hasil karyanya hingga dipilih 9 pemenang terbaik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih PAUD, Jangan Tuntut Anak Bisa Baca Tulis!

Masih PAUD, Jangan Tuntut Anak Bisa Baca Tulis!

Health | Kamis, 13 Oktober 2016 | 13:58 WIB

Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 19:41 WIB

Ini Pentingnya Peran Guru bagi Perkembangan Anak

Ini Pentingnya Peran Guru bagi Perkembangan Anak

Lifestyle | Kamis, 16 Juni 2016 | 21:13 WIB

Lakukan Ini Agar Anak Temukan Potensinya

Lakukan Ini Agar Anak Temukan Potensinya

Lifestyle | Jum'at, 15 April 2016 | 09:52 WIB

Psikolog: Anak Harus Diberi Ruang untuk Bangun Sendiri

Psikolog: Anak Harus Diberi Ruang untuk Bangun Sendiri

Health | Minggu, 31 Mei 2015 | 07:44 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×