Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker

Vania Rossa

Minggu, 25 Maret 2018 | 13:30 WIB
Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker
Ilustrasi lelaki gemuk, obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa lebih dari 2.500 kasus kanker sebenarnya dapat dicegah jika orang membuat perubahan dalam gaya hidupnya, seperti minum lebih sedikit alkohol, berolahraga, menjaga berat badan, dan berhenti merokok.

Jumlah ini setara dengan 37,7 persen dari semua jenis kanker yang didiagnosis setiap tahun di Inggris, demikian ungkap Cancer Research UK (CRUK).

Dihitung dari data tahun 2015, paparan asap tembakau adalah faktor utama pemicu kanker, kemudian diikuti dengan kelebihan berat badan, paparan berlebihan terhadap radiasi sinar ultraviolet, minum alkohol, makan terlalu sedikit serat, dan polusi udara luar.

Dengan perhitungan lebih dari 15 persen kasus kanker, CRUK menyatakan bahwa meskipun jumlah orang yang merokok terus menurun, hal ini tetap menjadi penyebab kanker yang paling dapat dicegah, yaitu sekitar 32.000 kasus pada lelaki dan 22.000 kasus pada perempuan di tahun 2015.

Meski begitu, peneliti memperingatkan bahwa sementara jumlah orang yang merokok sudah turun, tapi tingkat obesitas sedang meningkat dan memprediksi bahwa hal itu bisa segera mengambil alih merokok sebagai pembunuh terbesar.

"Obesitas adalah ancaman kesehatan yang sangat besar sekarang, dan akan menjadi lebih buruk jika Anda tidak melakukan apa-apa," kata Profesor Linda Bauld, dari Cancer Research UK.

“Pemerintah Inggris harus membangun keberhasilan pencegahan merokok untuk mengurangi jumlah kanker yang berhubungan dengan berat badan. Melarang iklan TV junk food sebelum pukul 9 malam adalah bagian penting dari pendekatan komprehensif yang diperlukan,” katanya lagi seperti dilansir dari The Independent.

Saat ini, itulah dua penyebab kanker terbesar yang dapat dicegah. Penelitian juga menunjukkan bahwa obesitas menyebabkan 13 jenis kanker yang berbeda, termasuk kanker usus, payudara, rahim, dan ginjal, dan lebih dari satu di antara 20 kasus kanker ini sebenarnya dapat dicegah dengan mempertahankan berat badan yang sehat.

Penyebab lain kanker yang dapat dihindari adalah minum alkohol, makan terlalu sedikit serat, dan polusi udara luar. Polusi udara menjadi penyebab dari sekitar 3.600 kasus kanker paru per tahun, tapi jumlah itu masih jauh lebih sedikit daripada kasus kanker paru-paru dakibat tembakau.

baca juga

"Menjalani kehidupan yang sehat tidak menjamin bahwa seseorang tidak akan terkena kanker, tetapi itu dapat menguntungkan Anda," kata Sir Harpal Kumar, kepala eksekutif Cancer Research UK.

“Angka-angka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kita masing-masing dapat mengambil langkah positif untuk membantu mengurangi risiko masing-masing penyakit," katanya lagi.

Penelitian ini jelas menunjukkan dampak merokok dan kegemukan pada risiko kanker. Pencegahan adalah cara yang paling efektif untuk mengalahkan kanker, dan pilihan untuk menjalani hidup sehat ada di tangan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenang Almarhum, Personel Ungu Takut Merokok di Depan Ayah Enda

Kenang Almarhum, Personel Ungu Takut Merokok di Depan Ayah Enda

Entertainment | Sabtu, 10 Maret 2018 | 07:37 WIB

YLKI Dukung Polisi Larang Merokok Saat Mengemudi

YLKI Dukung Polisi Larang Merokok Saat Mengemudi

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 14:12 WIB

Negara Ini Paksa Warganya Lakukan Program Diet

Negara Ini Paksa Warganya Lakukan Program Diet

Health | Rabu, 07 Maret 2018 | 06:15 WIB

Terkini

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

News | Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:52 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

×