Begini Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Vania Rossa

Jum'at, 27 April 2018 | 13:09 WIB
Begini Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Ilustrasi . (Shutterstock)

Suara.com - Metabolisme merupakan proses di dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi energi. Semakin tinggi metabolisme tubuh Anda, semakin banyak pula kalori dan lemak dari makanan yang terbakar, dan semakin mudah pula bagi Anda untuk menurunkan berat badan.

Tapi tahukah Anda, tak semua orang memiliki tingkat metabolisme yang tinggi karena berbagai faktor, di antaranya volume massa otot tanpa lemak di tubuh Anda. "Seorang atlet profesional akan memiliki metabolisme yang jauh lebih tinggi daripada pekerja kantoran," kata Israel Rivera, kepala divisi latihan di Virgin Active.

"Faktor usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan, juga memengaruhi laju metabolisme kita" katanya.

Tapi tenang, ada yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan laju metabolisme ini, seperti dilansir dari The Independent.

Olahraga
Gabungan antara olahraga berintensitas tinggi yang membantu membakar lemak dan latihan kekuatan yang membangun otot dapat meningkatkan metabolisme Anda. “Otot jauh lebih aktif secara metabolik dibandingkan lemak, dan seseorang dengan volume massa otot yang padat akan memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi," kata Rivera.

Jika Anda ingin membakar lebih banyak lemak, cara terbaik adalah dengan rutin melakukan latihan kekuatan, seperti mengangkat beban. "Latihan ini akan merangsang pertumbuhan otot dan memperbesar massa otot, yang membuat metabolisme tubuh menjadi tinggi," kata Dr. Ben Kelly, Kepala Preventative Medicine di Nuffield Health.

Tapi, bukan berarti latihan aerobik tidak efektif dalam meningkatkan metabolisme, karena hasil terbaik akan didapat ketika kedua jenis latihan ini dilakukan. Untuk latihan kardio, lakukan sampai Anda berhasil meningkatkan detak jantung Anda menjadi 120 hingga 140 per menit selama 20 hingga 35 menit.

Diet
Konsumsi protein sangat penting, karena asam amino digunakan untuk membangun massa otot tanpa lemak. Selain itu, Rivera juga merekomendasikan untuk minum lebih banyak air. "Orang yang minum lebih banyak air memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi," katanya.

Dan, pastikan Anda makan secara teratur. Pastikan Anda sarapan setidaknya 30 menit setelah bangun tidur.

baca juga

Studi juga menunjukkan bahwa makan setiap tiga jam sekali, baik makan besar atau ngemil, akan menjaga metabolisme Anda sepanjang hari. Jadi, jangan tergoda untuk memotong kalori secara drastis, karena ini dapat menyebabkan perlambatan metabolisme.

Tidur
Tidur juga memiliki efek positif pada metabolisme Anda. “Kurang tidur memberi efek negatif pada pencapaian tujuan kebugaran Anda, karena rasa lelah justru akan meningkatkan hormon stres," kata Rivera.

"Kurang tidur juga telah dikaitkan dengan peningkatan kadar gula darah yang membuat Anda merasa lapar dan lamban, yang dapat memperlambat metabolisme," katanya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaat Tidur 'Ngebo' Saat Akhir Pekan

Ini Manfaat Tidur 'Ngebo' Saat Akhir Pekan

Health | Rabu, 20 Januari 2016 | 11:35 WIB

Keju Bisa Cegah Berat Badan Bertambah?

Keju Bisa Cegah Berat Badan Bertambah?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2015 | 12:00 WIB

Ini Takaran Ideal Minum Air di Pagi Hari

Ini Takaran Ideal Minum Air di Pagi Hari

Health | Jum'at, 06 Maret 2015 | 06:56 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×