Tidak Semua Pasien Gawat Darurat Harus Segera Ditangani

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 26 Juni 2018 | 17:32 WIB
Tidak Semua Pasien Gawat Darurat Harus Segera Ditangani
Ilustrasi seorang petugas medis sedang memegang jarum suntik di hadapan pasien (Shutterstock).

Suara.com - Tidak semua pasien yang masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) harus mendapat penanganan sesegera mungkin. Disampaikan Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, SpEM, Head of Emergency Department Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ), penanganan pasien di UGD dilakukan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan pasien atau sistem triase.

"Di Siloam Hospital Kebon Jeruk ada tiga kriteria, yaitu triase 1, triase 2, dan triase 3. Triase 1 untuk kasus gawat darurat, triase 2 gawat tidak darurat, dan triase 3 kondisi akut tapi tidak mendesak," ujar dr. Wahyuni di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Ia menambahkan, untuk pasien dengan kriteria triase 1 seperti kasus serangan jantung, stroke, dan trauma akibat kecelakaan, maka pasien harus segera mendapat pertolongan.

"Kalau serangan jantung itu gawat dan darurat. Itu harus segera, datang langsung kita respon, kalau bisa zero atau 0 menit masuk emergency langsung ditangani," tambah dia.

Sementara untuk kasus patah tulang di tangan dan kaki namun kondisi pasien masih sadar, digolongkan dalam kelompok triase 2, yaitu kondisi yang darurat namun tidak gawat karena tidak mengancam nyawa.

"Untuk pasien triase 2, kita ada waktu respon 5 menit. Jadi, kalau UGD sedang ramai dan ada pasien triase 1, maka akan diprioritaskan terlebih dahulu pasien triase 1, baru pasien triase 2," tambah dia.

Sementara untuk kasus triase 3, merujuk pada kondisi yang tidak gawat dan tidak darurat. Biasanya pasien yang datang dengan keluhan demam tanpa kejang dan diare, akan diminta menunggu selama 15 menit untuk diberi penanganan atau dirujuk ke dokter spesialis.

"Tidak semua pasien ke UGD kondisinya mendesak. Pasien triase 3, kalau UGD sedang ramai, bisa kita rujuk ke spesialis atau menunggu 15 menit. Di UGD kami juga menyediakan poliklinik. Untuk pasien yang bisa dirawat jalan seperti batuk, pilek, demam, bisa di poliklinik," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD

Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD

Health | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:14 WIB

Kontrasepsi Hormonal Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Kontrasepsi Hormonal Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 21:16 WIB

Ini Keluhan Pasien Kanker saat Pakai BPJS Kesehatan

Ini Keluhan Pasien Kanker saat Pakai BPJS Kesehatan

News | Kamis, 08 September 2016 | 08:36 WIB

Terkini

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

×