Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 26 Juni 2018 | 14:14 WIB
Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD
Ilustrasi ambulans untuk layanan medis untuk pasien dengan kondisi gawat darurat. (Shutterstock)

Suara.com - Seringkali pasien dengan masalah kesehatan yang bersifat mendadak dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit dengan tujuan mendapat pertolongan cepat. Namun setiap UGD umumnya menerapkan sistem triase untuk mengelompokkan masalah kesehatan tertentu berdasarkan sifat kegawatdaruratannya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, SpEM selaku Head of Emergency Department Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) mengatakan bahwa pasien yang datang ke UGD akan ditangani berdasarkan kategori triase. Triase pertama, kata dia, merupakan kondisi yang gawat dan darurat sehingga dapat mengancam nyawa apabila tidak ditangani sesegera mungkin.

"Serangan jantung, stroke, dan trauma akibat kecelakaan itu masuk dalam golongan triase 1. Hasilnya akan baik jika dirawat sesegera mungkin, karena kita tahu pasien ini sangat berarti bagi orang lain," ujarnya pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Selasa, (26/6/2018).

Untuk pasien yang datang dengan serangan jantung, tambah dia, ditargetkan dalam waktu kurang atau maksimal 90 menit sudah diberi obat fibrinolitik atau bahkan masuk ke cath lab untuk dikaterisasi.

"Pasien stroke juga harus ditangani sesegera mungkin, maksimum 4.5 jam. Masalahnya pasien stroke tidak merasa sedang serangan sehingga penanganan tertunda. Kalau ditangani sudah lebih dari 4.5 jam hasilnya tidak maksimal," jelas Wahyuni.

Begitu juga dengan kasus trauma akibat kecelakaan. Wahyuni mengatakan, lebih dari 30 persen penyebab kematian adalah trauma dan perdarahan. Hal ini disebabkan oleh pertolongan dan penanganan yang kurang tepat dan cepat.

Oleh karena itu, menurut Wahyuni, sangat penting bagi korban kecelakaan untuk segera dibawa ke rumah sakit yang mempunyai sarana yang memadai.

"Pasien trauma memerlukan evaluasi dan manajemen jalan napas, bantuan pernapasan, penanganan kasus perdarahan, dan transportasi yang cepat, sigap dan aman dari lokasi kejadian menuju rumah sakit. SHKJ berkomitmen untuk mengirimkan rapid response ambulance dalam waktu 3 menit setelah telepon diterima," terang dia.

Rapid Response Mobile Hospital ini, sambung Wayhuni, dilengkapi dengan dokter, perawat, obat-obatan, dan peralatan yang menunjang kondisi pasien selama berada di dalam ambulance. Tim medis juga akan terus berkomunikasi dengan pihak rumah sakit selama perjalanan untuk memastikan pelayanan tindakan medis yang sesuai ketika pasien tiba di rumah sakit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minum Sambil Berdiri Dapat Menyebabkan Masalah Kesehatan

Minum Sambil Berdiri Dapat Menyebabkan Masalah Kesehatan

Health | Selasa, 26 Juni 2018 | 10:38 WIB

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Health | Jum'at, 22 Juni 2018 | 10:15 WIB

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Health | Kamis, 21 Juni 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:26 WIB

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×