Kontrasepsi Hormonal Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Tomi Tresnady, Risna Halidi

Kamis, 07 Desember 2017 | 21:16 WIB
Kontrasepsi Hormonal Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]

Suara.com - Dokter perlu berdiskusi lebih rinci dengan pasien sebelum meresepkan alat kontrasepsi, begitu hasil riset dari jurnal New England Journal of Medicine yang telah mempelajari risiko dan manfaat kontrasepsi berbasis hormon.

Dikatakan, Ojvind Lidegaard dari Universitas Kopenhagen dan rekan-rekannya menemukan risiko kanker payudara 20 persen lebih tinggi pada perempuan yang menggunakan kontrasepsi hormonal.

Risiko akan meningkat sekitar 9 persen untuk perempuan yang menggunakan kurang dari satu tahun. Risiko kemudian semakin meningkat hingga 38 persen untuk mereka yang menggunakan kontrasepsi hormonal selama 10 tahun atau lebih.

"Fakta bahwa kita dapat menunjukkan efek linier seperti lamanya penggunaan membuat kesimpulan kausal lebih mungkin terjadi," kata Lidegaard.

Lidegaard dan tim melakukan studi tersebut di Denmark, di mana semua resep termasuk kontrasepsi hormonal dicatat oleh undang-undang.

Informasi resep kemudian disesuaikan dengan data pengidap kanker untuk mendokumentasikan hubungan antara kontrasepsi dan kanker payudara.

Lidegaard dan timnya juga melacak semua metode kontrasepsi hormonal, yang mencakup pil KB, patch, cincin vagina, IUD pelepasan hormon, dan suntikan.

Hasil penelitian kemudian mendukung penelitian lain yang Lidegaard publikasikan pada November lalu.

Mereka berhasil menemukan korelasi antara kontrasepsi hormonal dengan peningkatan risiko keinginan bunuh diri hingga bunuh diri itu sendiri.

baca juga

Penelitian sebelumnya juga menghubungkan kontrasepsi oral dengan risiko kanker payudara dan risiko pembekuan darah.

Menurut Lidegaard ini merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi penggunaan kontrasepsi hormonal dan meminta dokter untuk mendiskusikan risiko dan manfaat sebelum meresepkannya.

Meski mengatakan bahwa risiko absolut gangguan mood dan kanker masih kecil, namun temuan tersebut cukup untuk membuat perempuan berpikir ulang.

Perempuan dengan riwayat gangguan mood dan depresi misalnya, harus dievaluasi lebih dalam setelah diberi resep kontrasepsi hormonal oleh dokter.

Hal yang sama juga berlaku pada perempuan yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara karena riwayat penyakit keluarga. "Perempuan mengerti bahwa apapun yang mereka lakukan berisiko, dan kontrasepsi hormonal tidak terkecuali," katanya.

"Kita harus membuat penilaian individu atas risiko dan manfaatnya. Bagi beberapa perempuan itu (kontrasepsi hormonal) tetap menjadi pilihan tepat untuk dikonsumsi selama beberapa tahun. Bagi perempuan lain, misalnya perempuan dengan kecenderungan depresi, kita benar-benar perlu berpikir dua kali tentang apakah kita memberi mereka produk yang bisa memperburuk status mental mereka. Hal yang sama berlaku untuk perempuan yang memiliki predisposisi genetik terhadap kanker payudara dengan gen BRCA." (Time)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suntik Peremajaan Miss V, Waspada Kena Herpes dan Kanker!

Suntik Peremajaan Miss V, Waspada Kena Herpes dan Kanker!

Health | Rabu, 29 November 2017 | 09:02 WIB

Peneliti Ini Temukan Khasiat Secang untuk Lawan Kanker Payudara

Peneliti Ini Temukan Khasiat Secang untuk Lawan Kanker Payudara

Health | Senin, 13 November 2017 | 17:54 WIB

Ini Alasan Usia Laki-laki Lebih Pendek dari Perempuan

Ini Alasan Usia Laki-laki Lebih Pendek dari Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 November 2017 | 11:07 WIB

"Pink Ribbon Campaign" di Hari Kanker Payudara Sedunia

"Pink Ribbon Campaign" di Hari Kanker Payudara Sedunia

Press Release | Sabtu, 11 November 2017 | 15:21 WIB

Tren Baru, Perempuan Biarkan Lelaki Memijat Vaginanya

Tren Baru, Perempuan Biarkan Lelaki Memijat Vaginanya

Lifestyle | Selasa, 07 November 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×