Heboh Susu Kental Manis, Pakar Gizi Ungkap Fakta!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 04 Juli 2018 | 20:00 WIB
Heboh Susu Kental Manis, Pakar Gizi Ungkap Fakta!
Susu kental manis. (Shutterstock)

Suara.com - Kini sedang heboh susu kental manis yang ternyata disebut BPOM dan Kementerian kesehatan (Kemenkes) bukan tergolong produk susu. Padahal, selama ini sebagian besar masyarakat menganggap kental manis sebagai salah satu produk susu.

Harganya yang murah membuat masyarakat menengah ke bawah memilihnya sebagai asupan yang dianggap bergizi untuk buah hatinya.

Namun baru-baru ini BPOM dan Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa kental manis tidak tergolong produk susu. Pasalnya kandungan gula didalamnya lebih tinggi dibandingkan nutrisi lainnya.

Hal ini pun diakui Guru Besar Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) Profesor Ali Khomsan. Menurut dia, kandungan gula di dalam produk kental manis mencapai 40-50 persen. Sebagaimana susu sebagai sumber kalsium, kental manis juga tidak memenuhi prasyarat tersebut, karena kandungannya yang sangat rendah.

"Kita tahu bahwa kandungan gula di dalam SKM antara 40-50 persen dan karena dia terbuat dari susu maka produsen tetap menggunakan istilah susu kental manis. Yang jadi persoalan apakah bisa jadi minuman pengganti susu, tentu saja tidak bisa, karena gizi yang diutamakan dalam susu adalah kalsium. Sedangkan dalam SKM jumlahnya sangat sedikit," ujar Prof Ali Khomsan saat dihubungi Suara.com, Rabu (4/7/2018).

Ia pun menegaskan bahwa kental manis yang tinggi gula lebih tepat peruntukannya sebagai topping makanan atau minuman untuk menambah cita rasa. Prof Ali pun meminta para ibu agar mempertimbangkan lagi untuk memberikan kental manis sebagai pengganti susu bagi buah hatinya.

"Kenapa ini jadi sesuatu yang harus diperhatikan, karena ibu-ibu terutama yang punya anak kecil, ketika kental manis dicampur dengan air warnanya sama seperti susu. Ada cita rasa susu, tapi tidak bisa menyamai zat gizi pada susu. Karena susu itu sudah jelas komposisi kalsium berapa, protein berapa, sedangkan SKM kandungan gula lebih mendominasi," terang dia panjang lebar.

Menurut Prof Ali, masyarakat harus lebih banyak diedukasi soal kandungan gizi pada kental manis, karena kerap diberikan pada anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Bukannya mendapat nutrisi yang maksimal, anak justru dicekoki dengan minuman tinggi gula sejak kecil yang dapat memengaruhi berat badan dan risiko penyakit kronis saat dewasa.

"Dikhawatirkan kalau masyarakat tidak diedukasi maka masyarakat akan menganggap SKM bisa menggantikan susu. Padahal dari segi nutrisi berbeda jauh. Gula yang tinggi pada SKM memberikan kontribusi untuk kalori yang signifikan. Kemenkes kan sedang menganjurkan pembatasan garam, gula dan lemak, untuk mencegah penyakit kronis," jelasnya menutup perbincangan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Soal Susu Kental Manis, Ini Kata Warganet

Heboh Soal Susu Kental Manis, Ini Kata Warganet

Tekno | Rabu, 04 Juli 2018 | 16:00 WIB

Apa Kata BPOM Soal Susu Kental Manis?

Apa Kata BPOM Soal Susu Kental Manis?

Health | Rabu, 04 Juli 2018 | 14:56 WIB

Kemenkes: Kental Manis Bukan Susu Bergizi

Kemenkes: Kental Manis Bukan Susu Bergizi

Health | Rabu, 04 Juli 2018 | 12:04 WIB

Terkini

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:06 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

×