Benarkah Kopi Bisa Hilangkan Efek Mabuk?

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Rabu, 11 Juli 2018 | 17:00 WIB
Benarkah Kopi Bisa Hilangkan Efek Mabuk?
Ilustrasi kopi [Shutterstock].

Suara.com - Usai mengonsumsi minuman beralkohol, sebagian orang akan mengalami reaksi mabuk. Namun beberapa di antara mereka mengakali berkurangnya tingkat kesadaran ini dengan menyeruput kopi. Benarkah kopi bisa hilangkan efek mabuk?

Dalam acara Food Monday Unwrapped di BBC Channel 4, Profesor Tony Moss dari London South Bank University menyebut bahwa kopi tidak berperan menurunkan kadar alkohol dalam darah. Jadi bila ditanyakan benarkah kopi bisa hilangkan efek mabuk?  Jawabnya adalah tidak. 

Sebaliknya, ia mengatakan bahwa, "Meski Anda mungkin merasa lebih waspada setelah menyeruput kafein di dalam kopi, koordinasi tangan dan mata Anda akan tetap berada di bawah kendali alkohol."

Untuk menguji teori ini, Moss mengajak lima responden ke pub di mana masing-masing dari mereka diminta minum vodka yang tentu saja mengandung alkohol, dan berpotensi  membuat mereka mabuk.

Kemudian, mereka diberi tes koordinasi tangan dan mata, yaitu membuat lingkaran di tepi logam tanpa menyentuhnya. Hasilnya, lima responden  gagal menyelesaikan tugas.

Lantas Moss memberikan secangkir kopi pada seluruh responden. Mereka merasa lebih terjaga setelah menyeruput minuman berkafein itu. Peneliti pun kembali memberikan tes koordinasi tangan dan mata. Lagi-lagi,  mereka gagal membentuk lingkaran di tepi logam tanpa menyentuhnya.

Untuk melihat perbedaan kadar alkohol sebelum dan sesudah diberi kopi, Moss pun menguji responden dengan breathalyser. Hasilnya, kadar alkohol dalam darah mereka tidak berubah meski diberi kopi.

"Kami menemukan bahwa kopi bukan penawar alkohol. Satu-satunya hal yang akan membuat orang sadar dari mabuk adalah menunggu waktu, sampai kandungan alkohol habis," ujar Moss.

Temuan ini didukung oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2009. Hasilnya senada, yaitu mengungkap efek konsumsi alkohol dan kafein. Meskipun tidak ada obat ajaib untuk menenangkan diri, ada makanan dan minuman bebas pengawet yang bisa dikonsumsi untuk membuat tubuh bugar setelah menenggak alkohol.

baca juga

"Setelah mengonsumsi alkohol, tubuh  mengalami dehidrasi sehingga sangat penting untuk minum air lebih banyak dari biasanya," Rhiannon Lambert, seorang pakar nutrisi.

Kedua, Moss menganjurkan untuk menyantap hidangan bergizi tinggi di pagi hari setelah mabuk, untuk membantu kondisi tubuh lebih cepat pulih. Jadi, benarkah kopi bisa hilangkan efek mabuk? Tentu saja  tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Pentingnya Air Heksagonal bagi Kesehatan Tubuh? Baca Ini!

Apa Pentingnya Air Heksagonal bagi Kesehatan Tubuh? Baca Ini!

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 21:07 WIB

Bebas Nyeri Sendi Lewat Peregangan Rutin

Bebas Nyeri Sendi Lewat Peregangan Rutin

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 20:30 WIB

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 17:30 WIB

Para Lelaki, Jangan Ikat Dasi Terlalu Kencang

Para Lelaki, Jangan Ikat Dasi Terlalu Kencang

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 09:00 WIB

Akibat Vaginismus, Perempuan Ini Tak Bisa Bercinta

Akibat Vaginismus, Perempuan Ini Tak Bisa Bercinta

Health | Minggu, 08 Juli 2018 | 21:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB