Begini Cara yang Benar Cairkan ASI yang Beku

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 28 Agustus 2018 | 12:00 WIB
Begini Cara yang Benar Cairkan ASI yang Beku

Suara.com - Memompa Air Susu Ibu (ASI) kerap dilakukan bagi ibu pekerja atau pada mereka yang produksi ASI-nya cukup tinggi. Setelah memompanya dengan alat khusus, ASI biasanya ditempatkan ke dalam wadah, diberi tanggal, dan disimpan dalam freezer agar beku supaya zat gizi yang terkandung dalam ASI menjadi awet. 

Biasanya, ASI yang sudah disimpan di dalam freezer akan digunakan untuk memberi makan bayi di kemudian hari atau malah bisa bermanfaat untuk bayi lain yang membutuhkan. Terkait ASI beku, mungkin Anda kerap bertanya-tanya, apakah ASI yang sudah disimpan ke dalam pendingin masih memiliki zat gizi yang sama seperti sebelum dibekukan?

Menjawab hal ini, Nutrisionis Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menekankan, bahwa tidak ada proses penurunan zat gizi dari ASI yang dibekukan. Tapi, penurunan atau hilangnya zat gizi pada ASI yang sudah dibekukan akan terjadi, jika proses thawing atau proses pencairan ASI yang beku dilakukan dengan cara yang tidak tepat atau ekstrem.

"Kalau kita mencairkannya dengan cara-cara yang tidak tepat, atau cara yang ektrem, misalnya saat masih beku segera direndam dengan air panas, nah itu zat gizinya lebih banyak hilang," ujar dia menjelaskan. 

Nah, untuk itu, Dr. Rita menekankan agar setiap ibu bisa lebih memperhatikan proses thawing ASI yang tepat agar zat gizinya tak hilang. 

Caranya, yakni dengan memindahkan dari pendingin atau freezer ke suhu kulkas yang sejuk terlebih dahulu agar ASI mencair secara perlahan. Setelah mencair, baru kemudian dikeluarkan. 

Untuk menghangatkannya kembali, ibu bisa merendam botol ASI dengan air hangat dengan suhu pasteurisasi, sekitar 60-65 derajay celcius. Dengan cara seperti ini, zat gizi ASI tidak akan berkurang atau hilang.

"Tapi setelah ASI beku di thawing atau dicairkan, itu nggak boleh ditaruh di freezer biar beku lagi. Kalau dibekukan kembali terjadi juga penurunan zat gizinya. Pemanasan di atas suhu pasteurisasi juga bisa sebabkan zat gizi ASI hilang," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Langka Bikin Ibu Ini Bisa Menyumbang Seribu Porsi ASI

Kondisi Langka Bikin Ibu Ini Bisa Menyumbang Seribu Porsi ASI

Health | Senin, 27 Agustus 2018 | 20:15 WIB

ASI Eksklusif di Indonesia 35 Persen, Menkes Ungkap Penyebabnya

ASI Eksklusif di Indonesia 35 Persen, Menkes Ungkap Penyebabnya

Health | Senin, 20 Agustus 2018 | 18:30 WIB

Diputusin Kekasih karena Gemuk, Perempuan Ini Diet ASI, Kok Bisa?

Diputusin Kekasih karena Gemuk, Perempuan Ini Diet ASI, Kok Bisa?

Health | Senin, 20 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB