Salah Penanganan Bisa Bahaya, Ini Cara Merawat Kulit Bayi

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Kamis, 06 September 2018 | 08:51 WIB
Salah Penanganan Bisa Bahaya, Ini Cara Merawat Kulit Bayi
Bayi Mandi [Shutterstock]

Suara.com - Kulit bayi memiliki ketebalan 30 persen lebih rendah dari kulit orang dewasa.

Akibatnya lapisan pelindung masih bekerja kurang optimal yang membuat bayi rentan mengalami permasalahan kulit, salah satunya sensitif yang ditandai dengan ruam dan kulit kering di seluruh anggota tubuh.

Dokter spesialis kulit dr. Nanny Shoraya, Sp.KK, FINS-DV mengungkap, jika hal tersebut dibiarkan, ini bisa menyebabkan radamg kulit yang bisa membuat bayi tak nyaman dan mempengaruhi tumbuh kembangnya.

"Biasanua kalau kulitnya sensitif, bayi akan rewel karena merasa gatal, sehingga bayi tidak bisa tidur tenang. Selain itu, bayi yang kurang istirahat cenderung akan berkurang imunitas tubuhnya sehingga lebih rentan terkena infeksi virus ataupun bakteri. Lama-lama bisa mengganggu perkembangan dan pertumbuhannya," jelasnya dalam peluncuran Produk Perawatan Kulit Bayi, Young Living Seedling di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Untuk itu, dr. Nanny pun memberikan tips perawatan bagi kulit bayi sensitif agar masalah tersebut bisa dihindari. Menurut dia, hal yang perlu diingat untuk merawat bayi dengan kulit sensitif ialah semua bahan yang berkontakan dengan kulit bayi, harus yang sifatnya mengandung banyak pelembab dan mengandung sedikit bahan irirtasi, mulai dari sabun, sampo, lotion dan lainnya.

Semua produk perawatan bayi yang mengandung pewarna dan pewangi, lanjut dia, harus dieliminasi. Semakin wangi produk tersebut, lanjut dr. Nanny, semakin sensitif bayi, begitupun dengan pewarna sintetik.

"Pewarna dan pewangi ini buat bayi dengan kulit sensitif termasuk bahan iritan. Biasanya saya bahkan menyarankan ibu untuk tidak mencuci atau menyetrika baju bayi dengan pengharum," ujar dia.

Selain itu, bayi dengan kulit sensitif sebaiknya tidak nandi terlalu lama. Semakin lama kulit bayi kontak dengan air, makan penguapan air di kulitnya juga semakin besar yang membuat kulit menjadi mudah kering. Disarankan, memandikan bayi hanya 5-10 menit.

Pembilasan yang dilakukan pun harus benar-benar bersih. Biasakan untuk membilas kembali tubuh bayi setelah direndam dalam bak berisi sabun. Serta, keringkan dengan bahan handuk yang lembut.

baca juga

"Jangan lupa untuk menggunakan produk pelembap tambahan sesaat setelah mandi, 2-3 kali sehari. Jangan sampai over use dengan sabun, dan gunakan tisu basah tanpa kandungan pewangi dan alkohol," tutup dia.

Karena bayi memiliki kulit dengan ketebalan 30 persen lebih rendah dari orang dewasa sehingga sangat sensitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bunda, Ini Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Bunda, Ini Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Health | Kamis, 06 September 2018 | 06:30 WIB

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Health | Senin, 03 September 2018 | 12:00 WIB

Misteri Bungkus Plastik Hitam di Malam Jumat Hebohkan Warga Depok

Misteri Bungkus Plastik Hitam di Malam Jumat Hebohkan Warga Depok

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 08:12 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×