Jangan menggunakan cleanser yang agresif, karena hanya akan memperparah kondisi berminyak di kulit.
Pilih produk skincare yang bebas minyak dan berlabel “non-komedogenik (noncomedogenic)”.
Menggunakan pelembap secara rutin.
Selalu memakai sunscreen terutama bila berkegiatan di luar ruangan. Pilih produk kosmetik yang bebas minyak dan berbasis air.
Pakai kertas minyak untuk menyerap “genangan” minyak pada siang hari.
Hindari makanan-makanan yang akan memperparah atau memperbanyak produksi kelenjar minyak sepert: makanan pedas, makanan berlemak, alkohol, tinggi gula, junk food/fast food.
Pastikan jika Anda memperhatikan asupan makanan harian dengan mengonsumsi makanan porsi seimbang, banyak sayur, banyak buah, minum air putih minimal 8 gelas sehari.
Ini yang tidak boleh dilakukan:
Menggunakan cleanser yang oil-based atau alcohol-based. Terlalu agresif membersihkan muka dengan menggunakan scrub setiap hari.
Tidur dengan kondisi wajah masih menggunakan makeup. Memegang-megang wajah tanpa tujuan.
Perlu dipahami bahwa penggunaan masker dan eksfoliasi wajah dari bahan alami tidak akan bekerja optimal untuk mengurangi produk minyak di wajah tanpa disertai dengan langkah merawat wajah yang tepat.
Bagaimana urutan pakai skincare yang tepat untuk wajah berminyak?
Berikut panduan menggunakan skincare yang tepat sebagai cara mengurangi minyak di wajah:
1. Cuci muka
Cuci muka adalah perawatan paling dasar untuk kulit berminyak. Anda bisa menggunakan air hangat suam-suam kuku untuk membantu mengangkat minyak di wajah.
Setelah itu, pilihlah produk pembersih khusus untuk kulit berminyak. Biasanya yang bebas minyak dan berlabel “non-komedogenik”.
Hindari pembersih yang mengandung bahan aktif seperti alkohol dan sodium lauryl/laureth sulfate. Pasalnya, kedua bahan tersebut dapat menghilangkan lapisan pelindung minyak alami kulit. Beberapa bahan lain yang juga sebaiknya dihindari jika Anda memiliki kulit berminyak adalah coconut oil, hazelnut oil, camellia oil, sunflower oil. Anda juga baiknya menghindari produk pelembap yang mengandung mineral oil, beeswax, paraffin, dan lanolin. Bahan-bahan ini bisa menutup pori-pori, sehingga kulit Anda akan jadi semakin berminyak.
2. Toner (dengan kandungan AHA/BHA ringan)
Setelah memastikan wajah bersih, Anda bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yaitu penggunaan toner. Toner berfungsi untuk menghilangkan kotoran seperti minyak dan sisa makeup yang belum hilang sepenuhnya ketika menggunakan pembersih wajah. Tak hanya itu saja, toner juga berfungsi untuk menenangkan, memperbaiki dan menghaluskan permukaan kulit, serta mengurangi noda dan meminimalkan peradangan atau kemerahan pada kulit,
Anda bisa memilih toner yang mengandung AHA/BHA ringan. AHA dan BHA adalah senyawa asam yang bekerja mengelupaskan kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru.
3. Serum/essence
Serum wajah diperlukan untuk membantu meregenerasi dan mencerahkan kulit, melawan keriput, jerawat, noda hitam, atau warna kulit wajah yang tidak rata.
Dibanding dengan pelembap biasa, kandungan bahan aktif di dalam serum mampu menembus ke bagian terdalam kulit lebih cepat dan efisien.
Setelah cuci muka dan menggunakan toner, oleskan serum ke seluruh wajah. Hindari mengoleskan di area sekitar mata, sudut mulut, dan lipatan hidung. Tunggu sekitar 10 menit agar serum dapat meresap ke dalam kulit.
4. Pelembap
Memiliki wajah yang berminyak bukan berarti Anda tidak membutuhkan pelembap. Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembab, supaya kulit tetap terhidrasi dengan baik.
Ketika kulit dehidrasi, maka kelenjar minyak akan semakin terpicu untuk memproduksi minyak lebih banyak lagi.
Jangan asal pilih pelembap. Sebelum membeli, lihat dulu pada kemasan produk skincare. Pelembab untuk kulit berminyak biasanya akan mengandung kata-kata seperti water based, non-comedogenic, non-acnegenic, dan oil-free.
5. Sunscreen
Ini yang tak kalah penting, selalu pastikan Anda menggunakan suncreen alias tabir surya apabila setiap kali ingin melakukan kegiatan di luar ruangan.
Tabir surya tidak hanya melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari saja, tetapi juga dapat membantu melembapkan kulit Anda.
Anda bisa memilih tabir surya yang berspektrum luas, memiliki kandungan beta hidroksi, serta bersifat non-comedogenic, water based, dan oil free.
Adakah perawatan khusus di klinik kecantikan untuk mengurangi minyak di wajah?
laser ablatif
Selain yang sudah disebutkan di atas, ada pula cara mengurangi minyak di wajah lainnya yang bisa Anda coba.
Cara mengurangi minyak di wajah ini melibatkan dokter atau tenaga ahli di bidang dermatologis untuk melakukannya. Beberapa perawatan di klinik kecantikan untuk mengurangi minyak di wajah di antaranya:
Photodynamic therapy alias PDT. Perawatan ini menggunakan obat khusus yang diterapkan pada kulit dan kemudian diaktifkan dengan cahaya LED. Fungsinya untuk mengurangi aktivitas sel-sel pada kelenjar sebum sehingga produksi sebum di wajah berkurang.
Laser.Tembakan cahaya yang intens dari laser dapat membantu mengurangi produksi kelenjar sebum.
Jika dilakukan oleh dokter profesional yang berpengalaman, kedua perawatan di atas tidak akan menimbulkan efek samping. Pun jika ada, efek samping yang muncul bisa diminimalisir dengan baik.
Oleh sebab itu, pastikan Anda selalu melakukan perawatan di klinik kecantikan yang sudah terpercaya dan punya reputasi baik dengan tenaga ahli tersertifikasi. Ingat, jangan pernah mengambil risiko dan tawar-menawar dalam melakukan perawatan wajah.
Jadi banyak perawatan yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan wajah tidak berminyak dan bebas dari jerawat dan komedo.
Berita ini sudah tayang di Hello Sehat dengan judul Berbagai Cara Mengurangi Minyak di Wajah yang Ampuh dan Aman