Harapan Baru : Obati Jerawat Pakai Vaksin

RR Ukirsari Manggalani, Dinda Rachmawati

Senin, 03 September 2018 | 17:45 WIB
Harapan Baru : Obati Jerawat Pakai Vaksin
Ilustrasi jerawat [Shutterstock].

Suara.com - Studi telah membuktikan bahwa jerawat bisa menurunkan tingkat rasa percaya diri seseorang, bahkan mampu merusak kualitas hidup manusia. Meski masalah kulit yang satu ini sangat umum bagi remaja atau dewasa, tetap saja menderita jerawat adalah masalah yang cukup mengganggu.

Nah, bagi Anda yang masih saja berurusan dengan jerawat, kini penelitian baru dapat memberikan harapan bagi Anda, di mana untuk mengobatinya, Anda mungkin bisa menggunakan vaksin.

Para peneliti dari University of California, San Diego, Amerika Serikat membuat terobosan, sebuah vaksin yang mungkin bisa digunakan untuk melawan racun yang disekresikan oleh bakteri dalam jerawat dengan antibodi spesifik.

Mereka menemukan bahwa menggunakan vaksin ini bahkan membantu mengurangi peradangan yang berhubungan dengan jerawat.

Diharapkan, vaksin akan menjadi cara untuk memblokir bakteri yang menyebabkan jerawat dengan melawan racun pemicu peradangan yang disebut Christie-Atkins-Munch-Peterson (CAMP).

Dalam penelitian, yang dilakukan pada tikus dan sel kulit yang dikumpulkan dari manusia, pakar menguji keefektifan susunan antibodi (protein dari sistem kekebalan) terhadap CAMP. Dan hasilnya terbukti menjanjikan.

"Setelah divalidasi oleh uji klinis skala besar, dampak potensial dari temuan kami sangat besar bagi ratusan juta orang yang menderita acne vulgaris," kata Chun-Ming Huang yang menjadi pemimpin para pakar dalam penelitian itu.

Perawatan ini akan menjadi bentuk imunoterapi, yang memerangi jerawat dari dalam tubuh daripada mengandalkan antibiotik, perawatan hormon atau obat Roaccutane yang berat, sebagai bentuk perawatan jerawat yang paling umum.

"Pilihan pengobatan saat ini sering tidak efektif atau dapat ditoleransi untuk 85 persen remaja dan lebih dari 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat yang menderita kondisi ini. Terapi baru, aman dan efisien sangat dibutuhkan," lanjut Huang.

baca juga

Untuk menerapkan langkah selanjutnya, para peneliti perlu melakukan uji klinis skala besar pada manusia dan memastikan tidak ada efek samping dari vaksin tersebut. Meski begitu, tetap saja, temuan terbaru ini tidak diragukan lagi dapat menawarkan harapan bagi banyak orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Health | Senin, 03 September 2018 | 12:00 WIB

Terlalu Semangat Berciuman, Gendang Telinga Lelaki ini Robek

Terlalu Semangat Berciuman, Gendang Telinga Lelaki ini Robek

Health | Minggu, 02 September 2018 | 18:15 WIB

Ini yang Sebabkan Kanker Gastrointestinal Sering Tak Disadari

Ini yang Sebabkan Kanker Gastrointestinal Sering Tak Disadari

Health | Minggu, 02 September 2018 | 08:31 WIB

Lelaki Berisiko Besar Alami Osteoporosis, Ini Cara Mencegahnya

Lelaki Berisiko Besar Alami Osteoporosis, Ini Cara Mencegahnya

Health | Kamis, 30 Agustus 2018 | 19:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×