Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?

Vania Rossa

Senin, 22 Oktober 2018 | 16:28 WIB
Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?
Ilustrasi dada atau payudara lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker payudara yang kerap diidentikkan dengan perempuan, ternyata juga bisa dialami oleh lelaki. Meski kasusnya sangat langka, tapi faktanya lelaki tetap bisa terkena kanker payudara karena masih memiliki jaringan payudara.

Hingga masa pubertas, jaringan payudara pada anak lelaki dan perempuan adalah sama. Keduanya memiliki sedikit jaringan payudara di belakang puting dan areola atau daerah kulit yang lebih gelap di sekitar puting.

Jaringan payudara tersebut terdiri dari beberapa tabung kecil atau saluran yang dikelilingi oleh jaringan lemak, jaringan ikat, pembuluh darah dan pembuluh limfatik.

Masuk usia dewasa, barulah terjadi perbedaan jaringan payudara antara lelaki dan perempuan. Lalu, seberapa umum bagi seorang lelaki untuk terkena kanker payudara? Di Inggris, Cancer Research UK melaporkan sekitar 390 lelaki didiagnosis dengan kanker payudara setiap tahunya. Sementara itu, jumlah wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara adalah 54.800 orang.

Lelaki berusia antara 60 dan 70 lebih mungkin terkena kanker payudara. Begitu juga lelaki yang memiliki kadar estrogen sangat tinggi juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara.

Seperti halnya perempuan, jika seorang lelaki memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara di masa lalu, maka peluangnya untuk terkena kanker juga akan meningkat.

Tanda umum kanker payudara pada lelaki adalah benjolan di jaringan payudara yang bisa dirasakan dekat dengan puting. Benjolan itu juga dapat ditemukan lebih jauh dari puting.

Dilansir dari The Independent, menurut Breast Cancer Care, tanda-tanda tambahan kanker payudara mencakup gejala seperti munculnya cairan dari puting. Selain itu, puting yang berubah atau sensitif, pembengkakan di area dada, bisul di daerah dada atau puting, atau adanya kelenjar getah bening di area ketiak, juga bisa menjadi tanda kanker payudara.

Sama seperti perempuan, pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI juga dianjurkan untuk lelaki yang berisiko terkena kanker payudara.

baca juga

Sedangkan untuk pengobatan kanker payudara pada lelaki, menurut Breast Health UK, mayoritas lelaki yang didiagnosis menderita kanker payudara mungkin harus menjalani mastektomi atau mengangkat tumor kanker dan sebagian kecil jaringan payudara. Prosedur ini kemudian akan diikuti oleh perawatan radioterapi yang ditargetkan di area dada untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Pihak Breast Health UK, mengatakan seperti kanker payudara pada perempuan, jika kanker terdiagnosis pada tahap awal, pengobatan sangat mungkin dilakukan. Inilah sebabnya mengapa deteksi dini penting sekali ketika kanker mengalami perkembangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diet Sehat Turunkan Risiko Kematian Penderita Kanker Kolorektal

Diet Sehat Turunkan Risiko Kematian Penderita Kanker Kolorektal

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Studi: Efek Samping Kemoterapi Lebih Berat Bagi Pasien Perempuan

Studi: Efek Samping Kemoterapi Lebih Berat Bagi Pasien Perempuan

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:11 WIB

Kenali, Ragam Penyebab dan Cara Pencegahan Kanker Tiroid

Kenali, Ragam Penyebab dan Cara Pencegahan Kanker Tiroid

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB