Vitamin Jelly Untuk Anak, Apa Kandungannya?

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 16 November 2018 | 11:11 WIB
Vitamin Jelly Untuk Anak, Apa Kandungannya?
Ilustrasi vitamin anak bentuk jelly. (Shutterstock)

Suara.com - Ada begitu banyak jenis dan bentuk vitamin di pasaran, yang ditujukan untuk anak-anak hingga orang dewasa. Khusus untuk anak, selain dalam bentuk sirup, vitamin jelly termasuk salah satu yang populer.

Salah satu sebabnya mungkin karena vitamin jelly ini memiliki rasa manis yang disukai anak-anak, dan lebih menyerupai permen dibanding vitamin. Lalu, bagaimana khasiatnya? Apakah benar-benar bermanfaat untuk tubuh?

Dilansir dari laman Huffington Post, belum ada bukti bahwa satu bentuk vitamin lebih unggul dari yang lain, demikian dikatakan Zhaoping Li, seorang profesor kedokteran dan kepala Divisi Nutrisi Klinis di Universitas California, Los Angeles.

"Vitamin gummy terbuat dari gelatin. Ada juga bahan tambahan lainnya seperti glukosa, pewarna makanan, hingga asam sitrat untuk membuatnya tetap stabil," ujar Li.

Li menambahkan, permen karet, pil atau vitamin berbentuk tablet lainnya juga melalui proses kimiawi dengan menambahkan bahan "tidak aktif" dalam proses produksinya. Namun, vitamin berbentuk jelly atau juga disebut gummy biasanya dibuat dengan tambahan gula.

"Ini adalah salah satu alasan mengapa mereka begitu lezat, tetapi itu juga salah satu alasan mengapa sebagian konsumen ragu akan khasiatnya," tambah dia.

Bonnie Taub-Dix, ahli gizi, menambahkan sebungkus permen biasanya mengandung 4 gram gula. Sementara itu multivitamin gummy mengandung 3 gram gula sekaligus vitamin yang dibutuhkan tubuh. Menurut dia, kekhawatiran akan kandungan gula dalam vitamin jelly ini tergantung dari seberapa banyak anak Anda mengonsumsinya.

"Sebaiknya lihat asupan gula secara keseluruhan. Asupan gula tambahan sebaiknya dibatasi 10 persen dari total kalori setiap hari. Jika total kalori yang dibutuhkan 2000, maka batasi asupan gula 200 kalori sehari," tambah dia.

Kalori dari gula sendiri, kata Bonnie, bisa berasal dari makanan yang dikonsumsi setiap hari seperti yogurt, sereal, minuman kopi, saus, dan salad. Ia mengatakan bahwa diet tinggi gula dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, diabetes dan penyakit hati berlemak, yang semuanya telah dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung atau stroke.

baca juga

"Vitamin gummy bagus untuk dikonsumsi. Tapi ingat, ketika anak Anda mengonsumsi vitamin gummy perhatikan asupan gula dari makanan yang lain," tambah dia.

Baik Li dan Taub-Dix mengatakan tidak semua orang perlu mengonsumsi vitamin. Ia mengatakan bahwa vitamin digunakan untuk mengatasi kekurangan nutrisi dari makanan sehari-hari. Daripada mengonsumsi vitamin tambahan, mereka mengimbau untuk menjalani pola diet seimbang yang kaya sayur dan buah.

"Jika Anda adalah orang yang hanya makan hamburger dan kentang goreng, serta tidak menyukai sayuran, maka Anda mungkin perlu menambahkan multivitamin ke dalam diet," kata Li.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjuta Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Berjuta Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Kamis, 09 Agustus 2018 | 11:49 WIB

Isu Kental Manis Mengemuka, Ini Manfaat Susu Murni

Isu Kental Manis Mengemuka, Ini Manfaat Susu Murni

Health | Minggu, 08 Juli 2018 | 20:30 WIB

Bolehkah Penderita Gangguan Lambung Konsumsi Vitamin C?

Bolehkah Penderita Gangguan Lambung Konsumsi Vitamin C?

Health | Kamis, 05 Juli 2018 | 17:58 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×