Cantengan Bisa Muncul Lagi Karena Kebiasaan Ini Lho!

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 27 November 2018 | 16:00 WIB
Cantengan Bisa Muncul Lagi Karena Kebiasaan Ini Lho!
ilustrasi cantengan pada jari kuku kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Cantengan alias kuku tumbuh ke dalam, adalah salah satu masalah kuku yang sering dikeluhkan banyak orang, meskipun cantengan bisa disembuhkan, beberapa orang mengalami cantengan yang berulang kali.

Cantengan yang muncul kembali sering menyakitkan dan menganggu aktivitas sehari-hari Anda. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kuku jari tumbuh ke dalam.

Dengan menghilangkan kemungkinan penyebab dan mendapatkan perawatan yang tepat, Anda dapat mencegah cantengan kambuh dilansir Hello Sehat.

Umumnya, cantengan bisa kambuh karena tidak mendapatkan perawatan medis yang tepat. Misalnya Anda mencoba-coba sendiri mengobati cantengan di rumah. Mungkin ini akan sembuh sementara, tapi berisiko muncul lagi.

Selain itu, cantengan bisa kambuh jika Anda tidak menjaga kebersihan kuku dan tidak memotong kuku dengan benar. Jaga kaki Anda tetap bersih dan kering. Juga, jangan memotong kuku kaki kependekan.

Cantengan bisa kambuh kembali juga karena melakukan kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu munculnya cantengan, seperti menggunakan sepatu yang tidak pas (kesempitan). Cedera seperti kaki terbentur kaki meja atau terjepit pintu, juga bisa menyebabkan cantengan kambuh. Ukuran dan bentuk kuku jari kaki Anda juga dapat menyebabkan kuku yang tumbuh ke dalam untuk yang kesekian kalinya.

Jika Anda menyadari cantengan muncul kembali, segera obati untuk mencegah infeksi dan kerusakan yang lebih parah. Perawatan di rumah termasuk merendam kaki dalam air hangat dua hingga tiga kali sehari selama 20 menit dan memakai sandal atau sepatu yang terbuka di bagian depan sampai kuku kaki lebih baik.

Pastikan juga kaki tetap kering saat tidak sedang berendam. Selain itu, jika cantengan ini muncul karena sepatu yang kesempitan, Anda harus ganti sepatu yang lebih pas dan nyaman untuk kaki. Anda juga sebaiknya menggunakan sandal yang terbuka di bagian depan selama cantengan Anda kambuh.

Jika dalam 2-3 hari perawatan di rumah tidak bisa mengobati cantengan Anda, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Dokter akan mengevaluasi dan mengobati jari kuku yang masuk ke dalam dan juga akan merekomendasikan cara-cara yang tepat untuk mencegah cantengan kambuh lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Kuku Sepanjang 12 cm, Perempuan Rusia Ini Pecahkan Rekor

Punya Kuku Sepanjang 12 cm, Perempuan Rusia Ini Pecahkan Rekor

Lifestyle | Senin, 26 November 2018 | 09:27 WIB

Mau Punya Kuku Bersih dan Sehat? Ikuti 6 Trik Mudah Ini

Mau Punya Kuku Bersih dan Sehat? Ikuti 6 Trik Mudah Ini

Lifestyle | Minggu, 04 November 2018 | 16:00 WIB

Super Aneh ! Tren Kuku Palsu Berbentuk Tangan, Tertarik Coba?

Super Aneh ! Tren Kuku Palsu Berbentuk Tangan, Tertarik Coba?

Lifestyle | Minggu, 23 September 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB