Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Achmad Fauzi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
Ilustrasi pabrik gula yang tengah menyerap tebu hasil panen petani. [ist].
baca 10 detik
  • Pabrik Gula Tjepiring di Kabupaten Kendal memastikan komitmennya menyerap hasil panen tebu petani pada musim giling 2026.
  • Kebijakan penyerapan tebu tersebut bertujuan mendukung program percepatan swasembada gula nasional serta penyediaan bioethanol.
  • Langkah sinergi ini memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku industri gula nasional.

Suara.com - Petani tebu di Jawa Tengah mendapat kepastian pasar untuk hasil panennya. Pabrik Gula (PG) Tjepiring di Kabupaten Kendal memastikan serap tebu petani pada musim giling 2026.

Komitmen tersebut dinilai penting bagi keberlanjutan usaha petani sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku bagi industri gula nasional.

General Manager PG Tjepiring, Tri Mintorogojati, mengatakan pabrik secara konsisten setiap tahun menerima pasokan tebu yang berasal dari kebun petani, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

"Kami konsisten setiap tahun menerima tebu dari petani, dan ini menjadi kontribusi langsung dalam mendukung program swasembada gula nasional," ujarnya seperti dikutip, Rabu (12/8/2026).

Ilustrasi petani tebu.
Ilustrasi petani tebu.

PG Tjepiring sendiri beroperasi di bawah naungan Industri Gula Nusantara (IGN). Penyerapan tebu petani menjadi bagian dari sinergi antara industri dan kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri gula sekaligus ketahanan pangan nasional.

Langkah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang percepatan swasembada gula nasional dan penyediaan bioethanol.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah mendorong peningkatan produksi gula nasional sekaligus pengembangan bioethanol sebagai bahan bakar nabati.

Program swasembada gula nasional menargetkan Indonesia mencapai swasembada gula konsumsi pada 2028 dan gula industri pada 2030.

Sejumlah strategi disiapkan untuk mencapai target tersebut, mulai dari peremajaan tanaman tebu, penyediaan benih unggul, revitalisasi pabrik gula hingga penguatan kebun tebu.

baca juga

Dalam konteks tersebut, penyerapan hasil panen petani menjadi salah satu bagian penting dari rantai pasok industri gula. Kepastian penyerapan memberikan ruang bagi petani untuk terus mempertahankan produksi tebu, sementara pabrik mendapatkan pasokan bahan baku untuk kebutuhan musim giling.

Bagi PG Tjepiring, konsistensi menerima tebu petani juga menjadi bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat produksi gula dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu

Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:18 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×