Mudah Terbakar, Pelaku Medis Himbau Produsen Tulis Peringatan di Produk

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 24 Desember 2018 | 20:00 WIB
Mudah Terbakar, Pelaku Medis Himbau Produsen Tulis Peringatan di Produk
Ilustrasi krim mengandung emolien karena sangat mudah terbakar. (Shutterstock)

Suara.com - Para pelaku dunia medis di Amerika Serikat menghimbau agar masyarakat berhati-hati menggunakan krim yang mengandung emolien karena sangat mudah terbakar.

Emolien sendiri merupakan krim yang dapat mengendalikan masalah kulit eksim, melembabkan kulit dan juga membentuk lapisan pelindung pada kulit.

Untuk itu para pelaku medis dan orang-orang yang bekerja sebagai regulator masalah obat-obatan meminta produsen krim menulis peringatan yang jelas pada kemasan produk untuk mengingatkan konsumen.

MHRA sendiri mengatakan telah mendengar lebih dari 50 kasus kematian yang dilaporkan oleh petugas pemadam kebakaran di Inggris yang berhubungan dengan krim mengandung emolien.

Salah satu penyebabnya, kain atau pakaian yang terpapar berulang kali dengan krim emolien menjadi mudah terbakar. Itu artinya, pengguna tidak boleh merokok atau mendekati api yang nyala.

Salah satu korban adalah Philip Hoe. Ia meninggal secara tidak sengaja karena membakar dirinya sendiri di Doncaster Royal Infirmary pada 2006. Tragedi tersebut terjadi ketika percikan dari sebatang rokok bereaksi saat terkena krim emolien yang dia gunakan.

Dalam hitungan detik, Hoe dilalap api dan meninggal tak lama setelah dipindahkan ke rumah sakit di Sheffield.

"Kami tidak ingin orang khawatir dan merasa tidak boleh menggunakan produk ini, padahal obat ini menawarkan bantuan untuk apa yang bisa menjadi kondisi kulit kronis, tetapi penting juga orang menyadari risiko dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko," kata June Raine, dari MHRA.

Senada dengan June Raine, John Smith dari Proprietary Association of Great Britain juga mengatakan bahwa produk krim yang mengandung emolien adalah perawatan yang penting dan efektif untuk kondisi kulit kering kronis dan parah seperti eksim dan psoriasis.

baca juga

"Orang-orang harus terus menggunakan produk-produk ini tetapi sangat penting mereka memahami risiko kebakaran terkait dengan penumpukan residu pada kain dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko menggunakan krim yang mudah terbakar itu dilansir BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Hari Hilang, Korban Ledakan Kapal BBM Ditemukan Tewas Mengapung

Tiga Hari Hilang, Korban Ledakan Kapal BBM Ditemukan Tewas Mengapung

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 18:11 WIB

Duaarr... SPBU Meledak, 1 Truk Sedang Hangus Terbakar

Duaarr... SPBU Meledak, 1 Truk Sedang Hangus Terbakar

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 11:54 WIB

Gardu Listrik Dekat Rumah Terbakar, Wulan Guritno Panik

Gardu Listrik Dekat Rumah Terbakar, Wulan Guritno Panik

Entertainment | Minggu, 11 November 2018 | 21:23 WIB

Terkini

Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School

Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Siamang Bisa Ancam Regenerasi Hutan Sumatra?

Mengapa Penurunan Populasi Siamang Bisa Ancam Regenerasi Hutan Sumatra?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Gianni Infantino Punya Penantang dari Jepang, Eks Presiden JFA Siap Berebut Kursi FIFA

Gianni Infantino Punya Penantang dari Jepang, Eks Presiden JFA Siap Berebut Kursi FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 16:14 WIB

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

×