Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 17 Januari 2019 | 10:00 WIB
Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan
Ilustrasi minum teh (freedigitalphotos.net/Marin)

Suara.com - Teh detoks adalah salah satu tren kesehatan paling populer yang saat ini bisa Anda temui di media sosial. Teh detoks disebut-sebut dapat 'membersihkan' racun dari dalam tubuh dan mempercepat penurunan berat badan.

Beberapa merek populer termasuk Skinny Mint, SkinnyMe, Flat Tummy Tea, Slendertoxtea, Bootea, dan Skinny Teatox. Selama beberapa tahun terakhir, produk-produk ini populer berkat dukungan dari selebritis dan influencer yang menjalani hidup sehat. Namun, apakah efeknya sesuai dengan janji yang mereka buat?

Di samping bahan-bahan seperti herbal dan antioksidan, produk ini jarang mengungkapkan bahwa mereka mengandung pencahar yang dikenal sebagai Senna. Zat ini bekerja dengan mengiritasi lapisan usus, membuatnya berkontraksi lebih dari biasanya, dan memaksa air, zat esensial, dan elektrolit keluar bersama dengan tinja.

"Dengan kata lain, sebagian besar Anda kehilangan berat badan karena dehidrasi," ujar ahli gizi yang berbasis di London Rhiannon Lambert.

Lambert menambahkan, walaupun kehilangan berat badan ini dapat membuat Anda merasa lebih langsing dalam jangka pendek, hal ini ternyata tidak berdampak pada kehilangan lemak. Pasalnya, kalori dari makanan diserap di usus kecil sebelum sampai ke usus besar.

Bahkan tak sedikit kaum hawa yang telah mencoba teh ini mengeluhkan efek samping seperti kram perut, diare, sakit kepala, kelelahan, hingga gangguan dalam siklus menstruasi mereka. Yang jadi masalah adalah Senna, yang disetujui untuk mengobati sembelit hanya boleh digunakan untuk waktu yang singkat.

"Ketika digunakan lebih dari dua minggu, mereka dapat memengaruhi fungsi usus dan membuat Anda bergantung pada obat pencahar. Dalam jangka panjang, Senna mungkin memiliki efek serius seperti merusak organ-organ seperti jantung dan hati," imbuh dia.

Teh detoks sendiri cenderung didorong untuk penggunaan jangka panjang sebagai langkah pembersihan rutin dan detoksifikasi. Menggunakan kata kunci seperti "detoksifikasi" dan membuat klaim mengenai efek penurunan berat badan cukup mudah karena tidak diatur oleh Food & Drug Administration. Para ahli sebenarnya telah memeringatkan masyarakat agar waspada terhadap produk yang menjanjikan efek yang cepat.

"Tidak ada produk yang secara ajaib akan mendetoksifikasi saluran pencernaan Anda, termasuk usus besar, kecuali Anda rajin mengonsumsi buah dan sayur," kata Stella Metsovas, spesialis kesehatan usus dan ahli gizi klinis bersertifikat.

Jadi, masih percayakah Anda dengan khasiat teh detoks?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Orang Beralih ke Jus Seledri, Apa Manfaatnya?

Banyak Orang Beralih ke Jus Seledri, Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Rabu, 16 Januari 2019 | 11:11 WIB

Cara Diet Paling Gereget, Taruhannya Ini

Cara Diet Paling Gereget, Taruhannya Ini

Lifestyle | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:30 WIB

Bahaya Penyakit Kardiovaskular, Hindari dengan Lakukan Hal Ini Rutin

Bahaya Penyakit Kardiovaskular, Hindari dengan Lakukan Hal Ini Rutin

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB