Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Rabu, 30 Januari 2019 | 18:48 WIB
Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!
Cegah DBD dengan tidak gantung pakaian di kamar. (Shutterstock)

Suara.com - Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

Indonesia sedang mengalami peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di awal tahun 2019. Data terbaru dari Kemenkes menyebut hingga 28 Januari 2019, terdapat 13.683 kasus DBD di Indonesia.

Untuk itu, pencegahan demam berdarah penting dilakukan. Selain melakukan 3M dengan menutup genangan, menguras bak mandi, dan mengubur barang bekas, Anda juga disarankan untuk tidak menggantung pakaian di kamar. Kenapa?

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, hal ini dapat menjadi tempat perkembang biakan nyamuk setelah menghisap darah manusia.

Itu sebabnya ia mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan menggantung pakaian di dalam kamar.

"Prinsipnya Aedes aegypti betina mengigit manusia untuk menghisap darah demi proses perkembangbiakan dia. Nah setelah menggigit, nyamuk suka beristirahat seperti di gantungan baju. Jadi rasanya seperti di ayun-ayun. Kalau kenyang ya tidur. Apalagi suasananya gelap di balik baju. Jadi dia betah," ujar Nadia dalam temu media di Kemenkes, Rabu (30/1/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Dr Mulya Rahma Karyanti SpA(K), menambahkan bahwa hanya nyamuk Aedes Aegypti betina yang membawa virus DBD.

Setelah menghisap darah manusia untuk perkembang biakan telurnya maka nyamuk akan meninggalkan virus dengue ke tubuh manusia lewat air liurnya. Pada tahap ini virus dengue menyebar ke seluruh pembuluh darah dan lepas di sirlulasi darah.

"Masa inkubasinya 5-10 hari. Jadi kalau begitu digigit bisa saja tidak menunjukkan gejala. Ketika daya tahan tubuh turun maka gampang menginfeksinya. Biasanya gejala demam tinggi mendadak, nafsu makan menurun, sakit kepala, sakit ulu hati. Kalau tiga hari tidak membaik segera ke rumah sakit cari pengobatan," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang Januari 2019, Ada 13.683 Kasus DBD di Indonesia

Sepanjang Januari 2019, Ada 13.683 Kasus DBD di Indonesia

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 18:15 WIB

662 Orang Kena DBD di Jakarta, Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

662 Orang Kena DBD di Jakarta, Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 17:18 WIB

Kasus DBD di Jakarta Naik, 613 Orang Terinfeksi Selama Januari 2019

Kasus DBD di Jakarta Naik, 613 Orang Terinfeksi Selama Januari 2019

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:15 WIB

Jus Jambu Biji Manjur Sembuhkan Demam Berdarah, Mitos atau Fakta?

Jus Jambu Biji Manjur Sembuhkan Demam Berdarah, Mitos atau Fakta?

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 11:55 WIB

Terbanyak di Jawa Timur, 12 Orang Meninggal karena DBD di Kediri

Terbanyak di Jawa Timur, 12 Orang Meninggal karena DBD di Kediri

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 11:03 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×