Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
Ilustrasi aorta (Freepik/Jcomp)
baca 10 detik
  • Penyakit aorta seperti diseksi akut memerlukan diagnosis dan tindakan cepat karena berisiko tinggi menyebabkan kematian mendadak.
  • Siloam Hospitals Lippo Village memperkuat layanan penanganan aorta kompleks melalui pendekatan multidisiplin dan teknologi bedah modern.
  • Integrasi sistem pelayanan cepat dan fasilitas medis canggih diperlukan untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien penyakit aorta.

Suara.com - Penyakit aorta masih menjadi salah satu gangguan kardiovaskular yang kerap terlambat terdeteksi karena sering berkembang tanpa gejala yang jelas.

Padahal, pada kondisi tertentu seperti acute aortic dissection atau robekan dinding aorta, keterlambatan penanganan dalam hitungan jam dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan.

Tantangan tersebut mendorong berbagai fasilitas kesehatan untuk memperkuat layanan penanganan penyakit aorta melalui dukungan teknologi medis dan sistem pelayanan yang terintegrasi.

Salah satunya dilakukan oleh Siloam Hospitals Lippo Village yang terus mengembangkan layanan penanganan aorta kompleks melalui pendekatan multidisiplin dan teknik bedah modern.

Dalam media gathering bertajuk “Kecepatan Menyelamatkan Nyawa: Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern”, Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp.BTKV(K), FIHA, FICA, menjelaskan bahwa penyakit aorta merupakan kondisi medis yang membutuhkan diagnosis dan tindakan cepat.

“Aortic dissection merupakan kondisi ketika lapisan dinding aorta robek dan darah masuk ke lapisan pembuluh darah. Pada fase akut, risiko kematian dapat meningkat sekitar 1–2 persen setiap jam dalam 24 hingga 48 jam pertama apabila tidak mendapatkan penanganan,” kata dr. Dicky.

Aorta sendiri merupakan pembuluh darah terbesar dalam tubuh yang bertugas mengalirkan darah dari jantung ke seluruh organ.

Gangguan pada aorta, seperti aneurisma maupun diseksi aorta, dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan keluhan yang khas hingga akhirnya memicu kondisi gawat darurat yang mengancam jiwa.

Secara global, angka kejadian acute aortic syndromes diperkirakan mencapai sekitar 4,8 kasus per 100.000 penduduk setiap tahun. Sementara itu, beban penyakit aneurisma aorta juga terus meningkat, termasuk di Indonesia.

baca juga

Namun, akses terhadap layanan penanganan aorta kompleks masih terbatas. Dari lebih dari 2.500 rumah sakit yang ada di Indonesia, hanya sekitar 120 hingga 150 rumah sakit yang memiliki layanan bedah jantung. Jumlah fasilitas yang mampu menangani kasus aorta kompleks dengan teknologi dan tim khusus bahkan lebih sedikit.

Menurut dr. Dicky, keberhasilan penanganan penyakit aorta tidak hanya bergantung pada tindakan operasi semata, tetapi juga kesiapan sistem pelayanan yang mampu bergerak cepat sejak pasien tiba di rumah sakit.

“Penanganan optimal membutuhkan koordinasi cepat antara Unit Gawat Darurat, radiologi, dokter bedah, anestesi, ICU, tim kardiologi hingga rehabilitasi dalam satu protokol yang terintegrasi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, Siloam Hospitals Lippo Village mengimplementasikan teknik Frozen Elephant Trunk (FET), salah satu metode bedah modern yang digunakan untuk menangani kasus aorta kompleks yang melibatkan area dada hingga perut. Teknik ini kini menjadi salah satu standar terbaru dalam penanganan bedah aorta di berbagai pusat layanan kardiovaskular dunia.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga didukung layanan Endovascular Aortic Repair (EVAR/TEVAR), fasilitas CT Scan kardiovaskular yang beroperasi 24 jam, ICU khusus pascaoperasi kardiovaskular, serta tim multidisiplin yang terdiri dari spesialis bedah, kardiologi, anestesi, radiologi, dan intensive care.

Melalui pengembangan layanan Aortic & Advanced Cardiovascular Center, rumah sakit berharap masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap penanganan penyakit aorta berstandar tinggi.

Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, pemeriksaan kesehatan rutin, serta penanganan cepat terhadap penyakit kardiovaskular yang berpotensi mengancam nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusakan Mata Andrie Yunus Bersifat Permanen, Dokter RSCM Sebut Keparahannya Capai Grade 3

Kerusakan Mata Andrie Yunus Bersifat Permanen, Dokter RSCM Sebut Keparahannya Capai Grade 3

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:09 WIB

Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan

Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:05 WIB

Disamakan dengan Hewan, Uni Bakwan Roza Lisna Tersinggung Jadi Bahan Ejekan Dokter

Disamakan dengan Hewan, Uni Bakwan Roza Lisna Tersinggung Jadi Bahan Ejekan Dokter

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:00 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Drakor dengan Kisah Penuh Intrik dan Manipulasi

6 Rekomendasi Drakor dengan Kisah Penuh Intrik dan Manipulasi

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Ada Bonus Aksesori hingga Rp3 Juta

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Ada Bonus Aksesori hingga Rp3 Juta

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Putusan MK Jadi Bola Panas, DPR Bisa Mulai Pemakzulan Gibran!

Putusan MK Jadi Bola Panas, DPR Bisa Mulai Pemakzulan Gibran!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap

Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

×