WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
Ilustrasi wabah Ebola. [Pixabay/CDC]
baca 10 detik
  • WHO resmi menetapkan wabah Ebola sebagai status darurat internasional.

  • Kemenkes memastikan belum ada kasus Ebola yang ditemukan di Indonesia.

  • Pengawasan di bandara dan pelabuhan ditingkatkan untuk antisipasi wabah Ebola.

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan wabah Ebola berstatus darurat internasional. Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan saat ini belum ditemukan kasus Ebola di Indonesia.

Penetapan status darurat internasional atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) ini diumumkan WHO melalui situs resminya pada 17 Mei 2026, setelah sebelumnya berkonsultasi dengan negara-negara terkait.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, mengatakan Kemenkes sejauh ini masih akan terus memantau situasi secara global. Hal ini karena masih adanya ketidakpastian mengenai penyebaran lintas wilayah hingga risiko penyebaran di luar Afrika Tengah.

“Kementerian Kesehatan terus memantau situasi global dan melakukan penguatan kewaspadaan lintas sektor. Kami memastikan seluruh pintu masuk negara, baik pelabuhan maupun bandara, meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari negara terdampak,” ujar Aji dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Dalam keterangan tersebut, Kemenkes juga mendapat informasi dari WHO bahwa risiko kematian akibat Ebola di Kongo mencapai 32,5 persen.

Selanjutnya, Kemenkes akan menerapkan kesiapsiagaan petugas di lapangan, penguatan skrining pelaku perjalanan, serta penyiapan prosedur rujukan ke rumah sakit berstandar internasional apabila ditemukan penumpang dengan gejala yang mengarah pada Ebola.

Seluruh laporan dari pintu masuk negara juga akan terintegrasi selama 24 jam melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta pusat operasi darurat kesehatan (Public Health Emergency Operation Center/PHEOC).

Sementara itu, WHO menyebut wabah Ebola disebabkan virus Bundibugyo yang terjadi di Kongo dan Uganda. Per 16 Mei, wabah ini telah menyebabkan 80 kematian suspek Ebola, dengan 8 kasus positif dan 246 kasus suspek di Ituri, Kongo.

Tidak berhenti di Kongo, pada 15 dan 16 Mei terdapat dua kasus konfirmasi Ebola dengan satu orang di antaranya meninggal dunia di Kampala, Uganda, dalam kurun waktu 24 jam usai bepergian dari Kongo.

baca juga

Selain itu, sejumlah kasus kematian di masyarakat dengan gejala Ebola akibat virus Bundibugyo (BVD) juga dilaporkan terjadi di beberapa zona kesehatan Ituri. Bahkan, beberapa kasus juga diduga terjadi di Ituri dan Kivu Utara.

Bukan hanya masyarakat, WHO juga mendapat laporan sebanyak empat kematian petugas kesehatan dengan gejala virus demam berdarah yang terjadi di wilayah terdampak hingga memicu kekhawatiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:43 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

6 Virus Paling Mematikan di Dunia, Mulai dari Ebola hingga Hantavirus

6 Virus Paling Mematikan di Dunia, Mulai dari Ebola hingga Hantavirus

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 11:34 WIB

Terkini

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Health | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como

Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth

Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Sifat Segitiga Sama Kaki Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya

Sifat Segitiga Sama Kaki Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'

Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes

Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:13 WIB

5 Penyebab Kenapa Flek Hitam Tetap Muncul padahal Sudah Pakai Sunscreen Tiap Hari

5 Penyebab Kenapa Flek Hitam Tetap Muncul padahal Sudah Pakai Sunscreen Tiap Hari

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang

Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×