Bokong dan Anus Sering Terasa Gatal, Catat 6 Penyebabnya Berikut Ini

Rabu, 30 Januari 2019 | 21:05 WIB
Bokong dan Anus Sering Terasa Gatal, Catat 6 Penyebabnya Berikut Ini
Anus sering terasa gatal, kenali penyebabnya berikut ini. (Shutterstock)

Untuk menghindari hal ini, dapatkan serat yang cukup dalam makanan Anda untuk membuat kotoran keluar dengan lancar.

Ilustrasi gatal pada bokong. [Shutterstock]
Gatal di bokong dan anus bisa disebabkan oleh cacing kremi dan infeksi jamur. [Shutterstock]

3. Cacing kremi

Cacing kremi adalah parasit kecil yang dapat hidup di usus besar dan dubur Anda, menurut National Library of Medicine (NLM) Amerika Serikat.

Mereka disebarkan melalui rute fecal-oral, baik secara langsung atau tidak langsung, seperti melalui pakaian, tempat tidur, makanan, dan lainnya yang terkontaminasi.

Infeksi ini paling sering terjadi pada anak-anak, dan banyak orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala sama sekali. Jika Anda memiliki gejala, biasanya itu adalah gatal di bagian anus (atau vagina) yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

"Anda tidak akan dapat mendiagnosis ini di rumah. Anda harus diperiksa oleh dokter melalui sampel tinja. Sedangkan untuk perawatan, infeksi ringan dapat hilang dengan sendirinya, tetapi obat kadang-kadang diperlukan," ungkap dia.

4. Infeksi jamur

Ya, ini bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di vagina Anda. Apalagi saat cuaca benar-benar hangat dan lembab yang memungkinkan jamur yang disebut candida (nama ilmiah untuk ragi) tumbuh pada tingkat yang lebih cepat dari biasanya, menurut NLM.

Karenanya, pilih pakaian yang menyerap keringat. Ganti segera pakaian Anda yang basah karena keringat setelah olahraga. Jika Anda memiliki infeksi jamur yang menyebabkan gatal di bagian anus, Nazareth menyarankan memilih salep antijamur atau mengenakan pakaian longgar di rumah.

Baca Juga: Mendadak Naikkan Tarif, PSK Tewas Dikepruk Helm Pelanggan

"Idealnya, jangan mengenakan pakaian dalam sama sekali dan pilih beberapa celana longgar untuk membiarkan semuanya keluar dalam keadaan 'alami' mereka," ungkap dia.

Ilustrasi bokong dan anus. (Shutterstock)
Kanker anus bisa jadi penyebab bokong dan anus terasa gatal. (Shutterstock)

5. Mengalami iritasi kulit

Iritasi terhadap aroma atau produk mandi bisa menjadi penyebabnya, kata Nazareth. Anda juga bisa mendapatkan kelainan kulit lainnya, seperti psoriasis (penumpukan sel-sel kulit yang menyebabkan bercak merah dan gatal) atau eksim (dengan gejala gatal, sisik yang meradang pada kulit).

Jika Anda mencurigai salah satu dari kondisi ini, yang terbaik adalah menemui dokter kulit Anda, untuk menemukan perawatan terbaik seperti obat oral, krim steroid, atau terapi cahaya.

6. Kanker anus

Perlu diingat, gatal di bagian tersebut tidak secara otomatis berarti Anda menderita kanker Tetapi, meskipun jarang ditemukan, gatal pada anus bisa menjadi gejala kanker, terutama jika disertai dengan pendarahan, kata Nazareth, dalam hal ini, Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI