Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan

Vania Rossa

Senin, 16 Februari 2026 | 12:31 WIB
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
Pasien Penyakit Jantung Bawaan di Rumah Singgah. (dok. RMHC)
baca 10 detik
  • Sekitar 45.000 bayi di Indonesia lahir dengan PJB tiap tahun, mayoritas berasal dari luar Pulau Jawa.
  • Yayasan RMHC mendirikan Rumah Singgah Kemanggisan sebagai fasilitas gratis pendukung keluarga pasien PJB di Jakarta.
  • Dukungan emosional keluarga penting bagi keberhasilan terapi, tetapi mereka terkendala biaya hidup dan akomodasi selama pengobatan.

Suara.com - Penyakit Jantung Bawaan (PJB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan serius pada anak di Indonesia. Setiap tahun, diperkirakan sekitar 45.000 bayi lahir dengan kondisi ini, dan sekitar 91 persen di antaranya berasal dari luar Pulau Jawa. Artinya, ribuan keluarga harus menempuh perjalanan jauh ke kota besar untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Proses pengobatan PJB bukan perkara singkat. Banyak pasien anak memerlukan operasi, kontrol rutin, hingga pemantauan jangka panjang di rumah sakit rujukan seperti RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Di balik perjuangan medis tersebut, keluarga juga dihadapkan pada tantangan besar: biaya hidup, tempat tinggal sementara, serta tekanan emosional selama mendampingi anak.

Ketua Pokja Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan PERKI, dr. Oktavia Lilyasari, Sp.JP(K), menjelaskan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan terapi anak dengan PJB.

“Anak yang mendapatkan dukungan emosional dari keluarga cenderung lebih tenang dan kooperatif selama proses pengobatan. Namun banyak keluarga dari luar daerah menghadapi kendala tempat tinggal dan biaya hidup selama mendampingi anaknya berobat,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi latar belakang Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) menghadirkan Rumah Singgah Kemanggisan di Jakarta Barat. Rumah singgah ini menjadi yang keempat di Indonesia dan terbesar, dengan kapasitas 66 kamar, untuk menampung keluarga pasien anak yang menjalani rujukan pengobatan di sejumlah rumah sakit sekitar kawasan tersebut.

Ketua Yayasan RMHC, Caroline Djajadiningrat, menyebut kehadiran rumah singgah bukan sekadar menyediakan tempat bermalam, tetapi menjadi ruang aman bagi keluarga yang tengah berjuang.

“Kami merancang rumah singgah sebagai rumah kedua bagi keluarga pasien. Mereka tidak hanya membutuhkan tempat tinggal sementara, tetapi juga dukungan emosional dan lingkungan yang suportif selama masa pengobatan jangka panjang,” ujarnya.

Rumah Singgah Kemanggisan dilengkapi fasilitas kamar privat untuk setiap keluarga, dapur dan ruang makan bersama, ruang bermain anak, ruang belajar, area ibadah, hingga layanan dukungan psikososial. Seluruh layanan diberikan secara gratis agar keluarga dapat fokus pada proses penyembuhan anak.

Selama 15 tahun beroperasi, empat rumah singgah yang dikelola Yayasan RMHC telah menyediakan lebih dari 62.000 malam menginap bagi lebih dari 2.600 keluarga pasien anak dari berbagai daerah. Angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan fasilitas pendamping bagi pasien anak, khususnya mereka yang harus berjuang jauh dari kampung halaman demi mendapatkan layanan kesehatan terbaik.

baca juga

Melalui kolaborasi dengan PERKI dan dukungan ratusan mitra serta donatur, Yayasan RMHC berharap semakin banyak keluarga pasien PJB yang tidak lagi harus menghadapi perjalanan panjang ini sendirian. Sebab dalam proses penyembuhan anak, kehadiran keluarga bukan hanya pelengkap—melainkan bagian penting dari terapi itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang

Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang

Health | Senin, 16 Februari 2026 | 09:06 WIB

Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa

Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa

Health | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:09 WIB

3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan

3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Ada yang Cedera?

Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Ada yang Cedera?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Kasus Besar yang Pernah Ditangani Komjen Suyudi Ario Seto: Air Keras Novel Baswedan, 2 Ton Sabu

Kasus Besar yang Pernah Ditangani Komjen Suyudi Ario Seto: Air Keras Novel Baswedan, 2 Ton Sabu

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:05 WIB

10 Sepatu Jalan untuk Fun Walk, Nyaman Dipakai Jalan Jauh

10 Sepatu Jalan untuk Fun Walk, Nyaman Dipakai Jalan Jauh

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Beli Mobil Bekas Rp30-50 Jutaan? Ini Kerusakan yang Wajar dan yang Red Flag

Beli Mobil Bekas Rp30-50 Jutaan? Ini Kerusakan yang Wajar dan yang Red Flag

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR

Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×