Wanita Ini Derita Ensefalitis, Penyakit yang Mengubahnya Jadi 'Orang Lain'

Vika Widiastuti

Kamis, 31 Januari 2019 | 13:36 WIB
Wanita Ini Derita Ensefalitis, Penyakit yang Mengubahnya Jadi 'Orang Lain'
Ilustrasi alami delusi. [Shutterstock]

"Lalu aku merasakan sakit yang luar biasa berasal dari tempat aku menggigit lidah selama kejang."

Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)
Ilustrasi dirawat di rumah sakit (Unplash/rawpixel)

Ketika keluarganya datang mengunjungi, Evie tidak bisa mengenali mereka dan hampir tidak bisa berbicara.

Setelah cukup sehat untuk keluar dari rumah sakit, Evie kembali ke apartemen tempat dia tinggal bersama pacarnya dan tidak pernah diberi tahu apa yang menyebabkan ia kejang.

Masih bingung dengan dirinya, dia disarankan untuk selalu bersama dengan seseorang selama dua minggu pertama dan tidak boleh meninggalkan apartemen.

"Aku mulai menjadi delusi juga. Suatu kali, aku menonton berita di TV dan benar-benar ketakutan, ketika berpikir bahwa aku ada di zona perang yang mereka laporkan."

Kejadian lainnya saat Evie berbaring di tempat tidur bersama pacarnya, tiba-tiba tersentak oleh pemikiran bahwa ibunya sudah tiada.

"Saya duduk dengan tegak dan benar-benar yakin dia (ibunya, -red) telah meninggal, seolah-olah seseorang baru saja memberi tahuku, dan aku mulai bersiap-siap meninggalkan apartemen dan pergi ke orang tuaku di tengah malam."

"Sudah jelas bahwa aku harus kembali ke rumah sakit lagi," ungkapnya.

Evie kembali ke rumah sakit tempat dia didiagnosis menderita psikosis. Dia menjadi animalistis dan setelah dua minggu di rumah sakit ia didiagnosis menderita ensefalitis.

baca juga

“Aku tidak tahu lagi siapa aku. Para petugas medis menempatkanku di sebuah ruangan sendiri. Aku bisa melihat burung-burung terbang di luar dan berpikir aku juga bisa melakukannya."

"Aku mati-matian berusaha untuk melompat keluar dari jendela dan terbang, tapi ayah menggunakan semua kekuatannya untuk menarikku kembali."

"Aku berbalik dan mengumpat, dan aku ingat melihatnya menangis karena umpatan itu," jelasnya.

Karena kondisinya yang semakin seirus, hubungannya dengan pacarnya kandas.

"Dia datang mengunjungiku dan mulai menangis dan kami berdua memutuskan tidak bersama lagi. Saat dia pergi aku menutup gorden dan mulai menangis tersedu-sedu," kenangnya.

Akhirnya setelah perawatan 9 minggu selesai, Evie pindah kembali bersama orang tuanya. Sementara kondisinya membaik, tapi dia tidak dapat bekerja selama 18 bulan karena kelelahan dan disorientasi.

Pada 2017, Evie berhasil kembali bekerja penuh waktu dan meskipun tidak ingin memulai hubungan lain, hidup menuntunnya bertemu dengan teman sekolahnya dulu, George Moore.

Evie memberitahunya semua tentang ensefalitis yang pernah dideritanya dan apa yang terjadi padanya pada kencan pertama. Namun, George membesarkan hatinya, membuatnya merasa jauh lebih baik.

Dia benar-benar mencoba mengubah keadaan dan membantunya pulih. "Sekarang aku sudah pulih dan memiliki George di sisiku, aku benar-benar nyaman dalam diriku lagi," tutupnya.

(HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Virus Ensefalitis Jepang Kembali Muncul di Australia, Ancam Kesehatan Masyarakat

Waspada! Virus Ensefalitis Jepang Kembali Muncul di Australia, Ancam Kesehatan Masyarakat

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 20:38 WIB

Mengenal Lebih Dalam Gangguan Skizofrenia dan Stigma yang Menghantui

Mengenal Lebih Dalam Gangguan Skizofrenia dan Stigma yang Menghantui

Your Say | Sabtu, 02 Desember 2023 | 12:51 WIB

Kisah Warsini, Pasang Behel di Tempat Abal-abal, Kini Malah Alami Infeksi Otak Berbahaya

Kisah Warsini, Pasang Behel di Tempat Abal-abal, Kini Malah Alami Infeksi Otak Berbahaya

Health | Kamis, 02 November 2023 | 19:12 WIB

5 Jenis Gangguan Delusional yang Wajib Kamu Ketahui

5 Jenis Gangguan Delusional yang Wajib Kamu Ketahui

Your Say | Rabu, 18 Januari 2023 | 19:07 WIB

3 Penyebab Delusi yang Wajib Kamu Ketahui

3 Penyebab Delusi yang Wajib Kamu Ketahui

Your Say | Selasa, 17 Januari 2023 | 18:30 WIB

3 Hal yang Mendorong Perilaku Stalking, Butuh Intimasi tapi Tidak Kompeten!

3 Hal yang Mendorong Perilaku Stalking, Butuh Intimasi tapi Tidak Kompeten!

Your Say | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB