Array

Jangan Sampai Terlambat, Kenali Gejala Gagal Ginjal Kronis

Jum'at, 08 Maret 2019 | 16:04 WIB
Jangan Sampai Terlambat, Kenali Gejala Gagal Ginjal Kronis
Gejala gagal ginjal kronis harus diperhatikan. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan Sampai Terlambat, Kenali Gejala Gagal Ginjal Kronis

Penyakit ginjal tergolong penyakit yang identik dengan penuaan. Sekitar 50 persen dari orang berusia 75 tahun ke atas berisiko mengidap penyakit ginjal kronis.

Sayangnya pada tahap awal penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang khas.

Bahkan disampaikan dr. Pringodigdo Nugroho Sp.PD-KGH dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia, penyakit ginjal kronis baru menimbulkan gejalanya jika sudah kehilangan 90 persen dari fungsi ginjal normal.

Namun kabar baiknya risiko penyakit ginjal kronis bisa dideteksi lewat pemeriksaan sederhana seperti tes urin.

"Gejalanya bisa berupa penurunan nafsu makan, urin berbuih itu yang terlihat. Tapi risiko bisa diketahui lewat tes urin secara rutin," ujar dia.

Penyebab utama dari penyakit ginjal kronis sendiri kata dr Pringgo dipicu oleh penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes melitus, riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, obesitas, merokok hingga usia lanjut.

"Untuk menurunkan risikonya maka seseorang harus melakukan aktivitas fisik, gula darah harus dikontrol, berat badan ideal, mengatur asupan cairan, hindari merokok, jangan mengonsumsi obat-obatan sembarangan biasanya obat penghilang nyeri yang mudah dibeli bebas," imbuhnya.

Gejala gagal ginjal kronis harus diperhatikan. (Shutterstock)
Gejala gagal ginjal kronis harus diperhatikan. (Shutterstock)

Sebenarnya tambah dr Pringgo, seiring dengan pertambahan usia, fungsi ginjal terus menurun. Itu sebabnya tak heran jika penyakit ini lebih menyerang lansia dibandingkan dewasa muda.

Baca Juga: Sandiaga Sedang Makan, Ikannya Diambil Bobby Kucing Kesayangan Prabowo

Jika sudah parah, maka pasien gagal ginjal kronis harus menjalani beberapa terapi seperti dialisis atau cuci darah hingga transplantasi ginjal.

"Cuci darah itu mengalirkan darah pasien ke dialiser atau ginjal buatan dimana racun dan cairan dibuang. Mesin membantu mengairkan darah," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI