Donald Trump Sebut Suara Bising Kincir Angin Bisa Picu Kanker, Benarkah?

M. Reza Sulaiman, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 09 April 2019 | 08:00 WIB
Donald Trump Sebut Suara Bising Kincir Angin Bisa Picu Kanker, Benarkah?
Donald Trump sebut kincir angin bisa picu kanker. (Evan El-Amin / Shutterstock.com)

Suara.com - Donald Trump Sebut Suara Bising Kincir Angin Bisa Picu Kanker, Benarkah?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan menghebohkan baru-baru ini. Dalam acara makan malam penggalangan dana Komite Kongres Nasional awal pekan ini, ia mengatakan kincir angin bisa memicu kanker.

"Jika ada kincir angin di dekat rumah Anda, selamat, nilai rumah Anda turun 75 persen. Dan katanya suara kincir angin menyebabkan kanker," ujar Donald Trump, dikutip Himedik dari Science Alert.

Para dokter dan pakar kesehatan pun ramai-ramai membantah omongan Donald Trump. Tinjauan para ahli yang dilakukan untuk American and Canadian Wind Energy Associations menyebut tidak ada bukti bahwa suara yang terdengar atau sub-suara yang dipancarkan oleh turbin angin memiliki efek fisiologis langsung yang merugikan.

Suara dari turbin angin memang bisa mengganggu, apalagi jika berada dalam jarak yang cukup dekat dengan tempat tinggal, seperti yang disebutkan Science Alert. Namun, sebagian besar daerah memiliki hukum yang mengatur jarak minimal antara turbin angin dengan rumah, umumnya yakni 300 meter.

Ladang kincir angin di Westermeerdijk Urk, Belanda (Shutterstock)
Ilustrasi: kincir angin disebut Donald Trump dapat memicu kanker. (Shutterstock)

Menurut GE, tingkat suara pada jarak itu sekitar 43 desibel. "AC rata-rata bisa mencapai kebisingan hingga 50 desibel, dan sebagian besar lemari es yang menyala mengeluarkan suara hingga 40 desibel," tulis pemimpin redaksi GE Reports Thomas Kellner pada 2014.

Keterangan tersebut sesuai dengan temuan dari Victorian Environmental Protection Agency di Australia. Pada jarak 500 hingga 1.000 meter, tingkat desibel sekitar 35-45, jauh lebih tenang daripada 60 desibel yang biasanya terjadi di lingkungan kantor yang sibuk.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Shutterstock)

Turbin sendiri menghasilkan suara di bawah kisaran pendengaran manusia yang disebut infrasound. Pada volume yang cukup tinggi, infrasound akan membuat kita pusing, mual, dan sakit kepala. Secara umum, efek tersebut bisa terjadi hanya jika suaranya melebihi 110 desibel bahwa.

Sementara itu, kanker adalah hasil dari mutasi gen, dan tidak ada bukti bahwa kanker dipicu oleh kebisingan.

baca juga

Menurut National Institute of Environmental Health Services dari Pemerintah AS, pemicu kanker adalah produksi beracun dari pembangkit listrik dan transportasi berbasis bahan bakar fosil, seperti sulfur oksida, nitro oksida, logam berat, dan partikel.

Belum ada satu pun bukti kematian manusia, karena penyakit yang disebabkan oleh turbin angin.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunoterapi, Pengobatan yang Sembuhkan Kanker Jimmy Carter

Imunoterapi, Pengobatan yang Sembuhkan Kanker Jimmy Carter

Health | Minggu, 07 April 2019 | 08:00 WIB

Minum Sebotol Minuman Beralkohol per Minggu Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Minum Sebotol Minuman Beralkohol per Minggu Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Jum'at, 29 Maret 2019 | 17:52 WIB

Sulit Dideteksi Dini, Kenali Ragam Gejala Kanker Hati

Sulit Dideteksi Dini, Kenali Ragam Gejala Kanker Hati

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 14:12 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×