Ini Risikonya Bila Penyakit Kawasaki Telat Ditangani

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Minggu, 28 April 2019 | 13:05 WIB
Ini Risikonya Bila Penyakit Kawasaki Telat Ditangani
Penyakit Kawasaki. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit Kawasaki merupakan salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan gejala peradangan pada pembuluh darah pada tubuh, termasuk pembuluh darah koroner pada jantung.

Karenanya, Penyakit Kawasaki menjadi salah satu penyebab penyakit jantung pada anak. Inilah yang membuat Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung di Omni Hospitals, yang ahli menangani Penyakit Kawasaki di Indonesia, Najib Advani menekankan bahwa Penyakit Kawasaki harus ditangani sedini mungkin atau maksimal satu minggu begitu gejala awal muncul.

"Jika muncul gejala demam lebih dari lima hari, mata dan bibir memerah, segera datang ke dokter yang paham Kawasaki. Jika ditangani dengan cepat, 99 persen sembuh tidak ada sisa sama sekali. Waktunya sebelum satu minggu, untuk mencegah komplikasi ke jantung," ujarnya dalam talkshow 'Mengenal Penyakit Kawasaki' bersama OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Sayangnya, kata Najib, banyak pasien yang baru datang setelah fase subakut terjadi, yakni pada hari ke-11 hingga 25 hari, dengan gejala yang lebih berat, seperti kulit jari tangan mengelupas dan kelainan pada jantung yang mulai nyata terlihat.

Mulai dari peradangan pembuluh darah (vaskulitis) yang memasok darah ke jantung, peradangan otot jantung (miokarditis), kantung jantung berisi cairan dan masalah pada katup jantung.

Penyebab Penyakit Kawasaki belum diketahui secara pasti. Hal inilah, kata Najib, yang membuat Penyakit Kawasaki sulit didiagnosis dan seringkali telat ditangani. Sehingga diagnosis yang benar hanya bisa ditegakkan berdasarkan gejala fisik yang muncul, serta kesimpulan dari dokter yang berpengalaman setelah melalui serangkaian tes.

"Ribuan riset dilakukan dari seluruh dunia dan belum ada yang menemukan penyebab pastinya. Namun salah satu hipotesis mengatakan, penyakit Kawasaki disebabkan oleh infeksi virus yang masuk ke saluran napas dan mmemicu respon imun. Namun virus apa itu belum diketahui," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Harus Tahu, Ini Tiga Gejala Utama Penyakit Kawasaki pada Anak

Orangtua Harus Tahu, Ini Tiga Gejala Utama Penyakit Kawasaki pada Anak

Health | Sabtu, 27 April 2019 | 18:15 WIB

Waspada Virus Kawasaki, Rentan Menyerang Anak - anak

Waspada Virus Kawasaki, Rentan Menyerang Anak - anak

Health | Rabu, 31 Januari 2018 | 18:25 WIB

Terkini

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:00 WIB

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:55 WIB

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 16:49 WIB

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 16:46 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Bentuk URI, Kumpulkan Lulusan Ber-IQ Tertinggi Jadi Birokrat

Prabowo Ungkap Alasan Bentuk URI, Kumpulkan Lulusan Ber-IQ Tertinggi Jadi Birokrat

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:44 WIB

×