Bolehkah Penderita TBC Berpuasa?

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 09 Mei 2019 | 07:39 WIB
Bolehkah Penderita TBC Berpuasa?
Ilustrasi: Puasa tidak akan menghambat pengobatan penderita TBC. (Shutterstocks)

Suara.com - Bolehkah Penderita TBC Berpuasa?

Kunci utama pengobatan TBC adalah patuh mengomsumsi obat yang diberikan selama minimal enam bulan tanpa putus. Lalu, di bulan puasa ini, apakah penderita TBC boleh puasa? Bagaimana dengan deretan obat yang harus dikonsumsi penderita TBC secara teratur?

Masalah pengobatan TBC memang perlu mendapat perhatian khusus. Selain karena Indonesia masih menjadi negara dengan penderita Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia, jika pengobatan terputus, bukan saja mengakibatkan TBC tidak sembuh, tetapi juga meningkat statusnya menjadi TBC resisten obat atau TBC RO. Kalau sudah begitu, waktu penyembuhan bakteri akan lebih panjang dan memiliki efek samping yang lebih beragam.

"Pasien TBC boleh puasa asal kuat. Tinggal bagaimana minum obatnya saja nanti yang diganti jadwalnya. Kalau biasa minum obat pagi, tinggal dipindah saja ke habis sahur," ungkap Spesialis Paru dan pakar TBC, Dr. dr. Erlina Burhan. MSc, Sp.P(K) di Jakarta Selatan, Rabu, (8/5/2019).

Menurut Erlina, puasa tidak akan menghambat pengobatan penderita TBC. Hanya saja pasien harus tetap mengonsumsi obat hingga tuntas.

"Penderita TBC RO juga boleh (puasa), asal obat itu diminum tiap hari sesuai ketentuan, tapi syaratnya mereka mampu," imbuhnya.

Minum obat dan mampu puasa merupakan kata kunci utama bagi penderita TBC yang hendak ikut puasa di bulan Ramadan. Ini dikarenakan menurut Erlina, beberapa pasien TBC ada yang mengalami efek samping seperti muntah-muntah.

"Sehingga mereka lemas, kalau itu jangan (puasa). Tapi ada pasien yang memang sudah enak, sudah stabil, silakan kalau mau puasa. Tapi jangan sampai minum obat menghalangi berpuasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Teratur Minum Obat, Bakteri TBC Berpotensi Resisten

Tidak Teratur Minum Obat, Bakteri TBC Berpotensi Resisten

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 17:50 WIB

Hindari, Ini Kebiasaan yang Bikin Kuman TBC Resisten Obat

Hindari, Ini Kebiasaan yang Bikin Kuman TBC Resisten Obat

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 18:09 WIB

Bukan Cuma Paru-Paru, Kuman TBC Juga Bisa Picu Kelumpuhan Tulang?

Bukan Cuma Paru-Paru, Kuman TBC Juga Bisa Picu Kelumpuhan Tulang?

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 08:24 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB